Ketahanan Finansial Indonesia Termasuk Paling Buruk di Dunia

Waktu Bertahan Hidup Jika Kehilangan Pendapatan Utama

Sumber : Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), 25 Juni 2020

Disalin..

Penulis: Andrea Lidwina

Editor: Aria W. Yudhistira

16/9/2020, 12.30 WIB

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) merilis hasil survei terkait ketahanan finansial di beberapa negara. Lembaga tersebut mengukur waktu yang dibutuhkan responden untuk bertahan hidup tanpa pinjaman jika mereka kehilangan sumber pendapatan utama.

Sekitar 46% responden di Indonesia mengatakan hanya mampu bertahan selama satu minggu, tidak jauh berbeda dengan Montenegro dan Georgia yang memiliki angka tertinggi di kisaran 50%. Sisanya bisa bertahan hidup antara 1-6 bulan atau lebih (33%) dan tidak menjawab (22%).

(Baca: Ragam Bantuan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha saat Pandemi)

Sementara itu, negara-negara di Asia memiliki hasil yang lebih baik. Sebanyak 55% responden di Hong Kong dan 37% di Korea Selatan mampu bertahan lebih dari enam bulan. Kemudian, responden di Malaysia paling banyak mengatakan bisa bertahan dalam satu bulan (30%).

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.