Ketahanan Finansial Indonesia Termasuk Paling Buruk di Dunia

1
Andrea Lidwina 16/09/2020 12:30 WIB
Image Loader
Memuat...
Waktu Bertahan Hidup Jika Kehilangan Pendapatan Utama
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) merilis hasil survei terkait ketahanan finansial di beberapa negara. Lembaga tersebut mengukur waktu yang dibutuhkan responden untuk bertahan hidup tanpa pinjaman jika mereka kehilangan sumber pendapatan utama.

Sekitar 46% responden di Indonesia mengatakan hanya mampu bertahan selama satu minggu, tidak jauh berbeda dengan Montenegro dan Georgia yang memiliki angka tertinggi di kisaran 50%. Sisanya bisa bertahan hidup antara 1-6 bulan atau lebih (33%) dan tidak menjawab (22%).

(Baca: Ragam Bantuan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha saat Pandemi)

Sementara itu, negara-negara di Asia memiliki hasil yang lebih baik. Sebanyak 55% responden di Hong Kong dan 37% di Korea Selatan mampu bertahan lebih dari enam bulan. Kemudian, responden di Malaysia paling banyak mengatakan bisa bertahan dalam satu bulan (30%).

Data Pasar

Macro update by
22 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.653 +0.31
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...