Uang Kartal Yang Beredar Mencapai Rp 682 Triliun

30/10/2018, 17.54 WIB

Uang yang beredar dalam bentuk uang kertas senilai Rp 673,2 triliun dan Rp 8,96 triliun berupa uang logam.

Nilai uang kartal yang beredar pada Juli 2018 turun 6,3% menjadi Rp 682,2 triliun dari bulan sebelumnya namun tumbuh 10,47% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Jumlah uang kartal tersebut yang beredar di masyarakat mencapai Rp 583,1 triliun dan sisanya Rp 99,1 triliun di perbankan.

Baca selengkapnya

Berdasarkan bentuknya, uang yang beredar dalam bentuk uang kertas mencapai Rp 673,2 triliun dan Rp 8,96 triliun berupa uang logam. Sementara berdasarkan nilai nominal, uang yang beredar terbesar dalaam pecahan Rp 100 ribu, yakni mencapai Rp 432,95 triliun kemudian diikuti pecahan Rp 50 ribu dengan nilai Rp 178,17 triliun. Sementara pecahan di bawah Rp 100 dalam bentuk logam merupakan yang terkecil, yaitu hanya mencapai Rp 711 miliar.

Sebagai informasi, Oeang Republik Indonesia (ORI) pertama kali diterbitkan pada 30 Oktober 1946 dengan nominal 1 sen. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati  memimpin upacara dalam rangka memperingati Hari Oeang yang ke-72 kali ini. Namun, dalam upacara kali ini diliputi kesedihan atas meninggalnya 21 pegawai Kementerian Keuangan yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat.

Tampilkan minimal

Uang Kertas dan Logam Yang Beredar Menurut Nominal (Juli 2018)

 
  • Sumber

    Bank Indonesia

  • Rilis

    Bank Indonesia 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya