Jumlah pemain Roblox di skala global terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir. Tingkat pertumbuhannya juga kian pesat.
Berdasarkan laporan keuangan Roblox, sampai kuartal III 2025 mereka sudah memiliki 151,5 juta pengguna aktif harian atau daily active user (DAU), tumbuh 70% dibanding kuartal serupa tahun lalu (year-on-year/yoy).
Ini merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi. Sebelumnya, pertumbuhan pemain Roblox hanya berkisar antara 17% (yoy) sampai 41% (yoy) per kuartal.
(Baca: Daftar Keterampilan yang Bisa Diperoleh Kreator Konten di Roblox)
Pada kuartal III 2025, sekitar 101,3 juta pemain Roblox global berusia 13 tahun ke atas; 49,8 juta pemain berusia di bawah 13 tahun; dan 0,4 juta pemain tidak diketahui.
Adapun kini Roblox mulai menerapkan teknologi pengenalan wajah atau facial recognition untuk memverifikasi usia pemain.
"Kami membuka fitur chat dan pengalaman virtual yang sesuai dengan usia bagi pengguna kami, dengan mewajibkan mereka menyelesaikan pemeriksaan usia melalui estimasi usia wajah atau verifikasi identitas," kata manajemen Roblox dalam siaran pers, Selasa (18/11/2025).
"Setelah pemeriksaan usia selesai, pengguna hanya diizinkan untuk chat dengan pengguna lain dalam kelompok usia serupa, kecuali jika mereka menjadi koneksi terpercaya dengan orang yang mereka kenal," lanjutnya.
"Kami terus memblokir tindakan berbagi informasi pribadi apapun sambil memfilter konten yang tidak pantas dan memantau semua komunikasi. Selain itu, Roblox tidak mendukung berbagi foto atau video dalam chat, berapapun usia pengguna," kata mereka.
Pada kuartal III 2025, pemain atau pengguna aktif harian (DAU) Roblox paling banyak berada di kawasan Asia Pasifik. Berikut rincian sebarannya:
- Asia Pasifik: 46,3 juta pengguna
- Eropa: 33,9 juta pengguna
- Amerika Serikat dan Kanada: 26,1 juta pengguna
- Kawasan-kawasan lainnya: 45,2 juta pengguna
(Baca: Dampak Game terhadap Kehidupan Sosial Tak Selalu Negatif)