Adela Kanasya Adies dilantik sebagai anggota DPR RI untuk periode 2026-2029. Dia menggantikan posisi ayahnya, Adies Kadir, melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).
Adies sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR yang kini telah menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), menggantikan Arief Hidayat.
Pelantikan Adela berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49/P Tahun 2026 tentang Peresmian Pengangkatan Antarwaktu Anggota DPR RI dan Anggota MPR RI Sisa Masa Jabatan 2024–2029.
“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945,” kata Adela saat membacakan sumpah jabatan di Rapat Paripurna DPR RI Ke-18 yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani pada Selasa (12/5/2026).
Perempuan kader Partai Golkar yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I ini memiliki harta kekayaan sebesar Rp9,95 miliar pada 2026.
Hal tersebut terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Maret 2026.
(Baca: Gantikan Adies Wakil Ketua DPR, Segini Harta Kekayaan Sari Yuliati)
Sebagian besar kekayaannya berasal dari dua bidang tanah dan rumah atau bangunan senilai Rp6,25 miliar. Tanah dan rumah ini berada di Jakarta Selatan dan Bekasi.
Lalu Adela tercatat memiliki dua unit mobil senilai Rp1,7 miliar, yakni Mazda (2023) dan Lexus (2024).
Sumber kekayaan berikutnya berasal dari kas dan setara kas sebesar Rp1,44 miliar, serta harta bergerak lainnya Rp562 juta.
Sampai pertengahan 2026, anggota DPR kelahiran 1995 ini dilaporkan tidak memiliki utang.
Berikut rincian kekayaan Adela Kanasya Adies pada 2026 yang tercatat dalam LHKPN KPK:
- Tanah dan bangunan: Rp6.250.000.000
- Alat transportasi: Rp1.700.000.000
- Kas dan setara kas: Rp1.445.000.000
- Harta bergerak lainnya: Rp562.500.000
- Total kekayaan: Rp9.957.500.000.
(Baca: Banyak Warga RI Dukung Penerapan Pajak Kekayaan)