Mulai hari ini (8/1/2026), Indonesia ditetapkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode 2026.
Menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu), jabatan tersebut akan diemban oleh Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro.
"Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB memperkuat profil diplomasi HAM Indonesia, sekaligus menegaskan kepemimpinan Indonesia di tingkat internasional," kata Kemlu dalam siaran pers (23/12/2025).
"Dukungan luas negara-negara Asia Pasifik terhadap Indonesia didorong oleh rekam jejak Indonesia sebagai bridge builder dalam isu-isu HAM, posisinya sebagai negara berkembang yang independen dan tidak berafiliasi pada kepentingan blok tertentu, serta komitmen konsisten Indonesia dalam memperjuangkan isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia," kata Kemlu.
(Baca: Indeks HAM Indonesia Turun Tiga Tahun Beruntun sampai 2025)
Kendati memiliki jabatan tersebut, kinerja penegakan HAM Indonesia tidak menonjol di skala global.
Hal ini terlihat dari Indeks HAM V-Dem Institute, lembaga riset independen asal Swedia, yang datanya diolah oleh Our World in Data.
Indeks HAM V-Dem Institute mengukur kinerja penegakan HAM berdasarkan tingkat kekerasan aparat, kebebasan berpolitik, beragama, berekspresi, berserikat, dan indikator kebebasan sipil lainnya di setiap negara.
Hasilnya diolah menjadi skor berskala 0-1 poin. Makin tinggi skornya, penegakan HAM di suatu negara diasumsikan makin baik.
Pada 2024, Indonesia memperoleh skor 0,7 poin. Skor ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-104 dari 174 negara yang diriset.
Adapun negara-negara dengan skor tinggi umumnya berada di kawasan Eropa.
Berikut daftar 10 negara dengan kinerja penegakan HAM terbaik pada 2024, berdasarkan Indeks HAM V-Dem Institute:
- Estonia: 0,96 (dari skala 0-1 poin)
- Swedia: 0,96
- Denmark: 0,96
- Irlandia: 0,96
- Selandia Baru: 0,96
- Belgia: 0,95
- Ceko: 0,95
- Swiss: 0,95
- Islandia: 0,95
- Spanyol: 0,95
(Baca: Korban Kekuatan Eksesif dan Kekerasan Aparat Selama 1 Tahun Prabowo-Gibran)