Dari berbagai program prioritas pemerintah Indonesia, program yang dinilai paling bermanfaat oleh masyarakat adalah makan bergizi gratis (MBG).
Hal ini terlihat dari laporan survei Poltracking Indonesia yang berjudul Evaluasi 1 Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Dari 100% responden, 22,7% mengatakan yang dianggap paling bermanfaat adalah MBG," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, saat merilis hasil survei di Jakarta, Minggu (19/10/2025).
Selain MBG, program prioritas lain yang banyak dinilai bermanfaat adalah bantuan subsidi upah (BSU), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan layanan kesehatan gratis.
(Baca: Sekolah Rakyat dan MBG, Program Prioritas dengan Serapan Anggaran Terendah)
Berikut rincian program prioritas Prabowo-Gibran yang dianggap paling bermanfaat oleh masyarakat, menurut survei Poltracking Indonesia:
- MBG: 22,7%
- BSU: 13,6%
- KIS: 11,3%
- KIP: 9,7%
- Layanan kesehatan gratis: 8,8%
- Dana desa: 3,9%
- Pembangunan 3 juta rumah subsidi: 3,7%
- Koperasi Merah Putih: 3,4%
- Sekolah Rakyat: 2,8%
- Pembangunan jalan tol/jalan trans: 2,6%
- Danantara Indonesia: 1,1%
- Pembagian sertifikat tanah: 0,9%
- Sarana transportasi pelabuhan dan bandara: 0,5%
- Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN): 0,1%
- Lainnya: 5,8%
- Tidak tahu/tidak jawab: 9,1%
Survei ini juga menemukan, ada tiga program prioritas yang tidak dipilih responden sebagai program bermanfaat, sehingga persentasenya 0%.
Program yang dimaksud adalah Sekolah Unggul Garuda, revitalisasi pasar tradisional, dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Poltracking melakukan survei ini pada 3-10 Oktober 2025 secara tatap muka, dengan melibatkan 1.220 responden berusia 17 tahun ke atas yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error plus/minus 2,9% serta tingkat kepercayaan 95%.
(Baca: Jumlah Penerima MBG per 3 Oktober 2025, Pulau Jawa Terbanyak)