Indonesia membukukan impor dengan Swiss sebesar US$ 870,041 ribu data per Desember 2022. Nilai tersebut naik 27,41% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 682,862 ribu.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Swiss, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 628,225 ribu dan untuk impor tertinggi di angka US$ 876,218 ribu.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Swiss, 47 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 74 produk.
- Mutiara alami atau berbudaya, batu berharga atau semi-mulia, logam mulia, logam yang dibalut..
Mutiara alami atau berbudaya, batu berharga atau semi-mulia, logam mulia, logam yang dibalut. dengan kode HS 71. Impor produk ini dari Swiss berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor US$ 297,360 ribu. Nilai impor Mutiara alami atau berbudaya, batu berharga atau semi-mulia, logam mulia, logam yang dibalut. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 124,087 ribu.
- Jam dan jam tangan dan bagiannya
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Jam dan jam tangan dan bagiannya. Nilai impor dari Swiss pada 2022 tercatat US$ 121,165 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 86.512 ribu.
- Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis
Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 156 negara. Impor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis dari negara ini berada di urutan 27. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 70.387 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis adalah Mali, Cina, Jepang, Thailand dan Amerika Serikat.
- Bahan kimia organik
Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari 69 negara. Impor Bahan kimia organik dari negara ini berada di urutan 14. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 63.744 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Bahan kimia organik adalah Mali, Cina, Singapura, Malaysia dan India.
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
Indonesia juga banyak mengimpor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. dari Swiss. Nilai impor produk ini sebanyak US$ 51.989 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 52.285 ribu. Impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. dari Swiss tercatat berada di urutan 14. Selain negara tersebut, impor terbesar Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. berasal dari Cina, Mali, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 101 negara. .