- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Bali menunjukkan fluktuasi kecil selama beberapa tahun. Pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA di Bali mencapai 161 unit, turun 2 unit dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 163 unit. Secara nasional, Bali tetap berada di peringkat 27 untuk jumlah sekolah SMA. Sedangkan untuk penduduk usia sekolah 16-18 tahun, data terbaru tahun 2023 adalah 199.160 orang, dengan peringkat nasional 17, turun dari peringkat 16 pada tahun 2022.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya Periode 2013-2024)
Dari total 161 sekolah SMA di Bali tahun 2024, sebagian besar adalah sekolah negeri dengan jumlah 90 unit, tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, sekolah swasta berjumlah 71 unit, mengalami penurunan 2 unit dari tahun 2023. Secara persentase, sekolah negeri mendominasi dengan sekitar 55,9% dari total sekolah SMA, sedangkan swasta hanya sekitar 44,1%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Jambi | 2025)
Data pendukung menunjukkan jumlah siswa SMA di Bali tahun 2024 mencapai 92.205 orang, mengalami penurunan 3,6% dibandingkan tahun 2023. Meskipun jumlah siswa negeri turun 4,6%, siswa swasta justru naik 2,3%. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA tahun 2025 juga menunjukkan peningkatan menjadi 76%, naik 2,5% dari tahun 2024, menunjukkan akses pendidikan SMA di Bali semakin baik.
Jumlah guru SMA di Bali tahun 2024 sebesar 5.893 orang, mengalami peningkatan 0,7% dari tahun 2023. Lebih lanjut, jumlah kepala sekolah dan guru SMA negeri tahun 2024 mencapai 4.876 orang, naik 2,5% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan di swasta turun 7,1% menjadi 1.017 orang. Hal ini menunjukkan sekolah negeri di Bali semakin kuat dalam sumber daya manusia, sementara swasta menghadapi penurunan.