Data per 2024, pertumbuhan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di Kalimantan Timur tercatat 5,71% menjadi Rp2.964,76 miliar. Sebelumnya, Kalimantan Timur pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2011 sebesar 8,37%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 2,5%.
Jawa Timur mencatatkan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tertinggi dengan Rp87,22 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 2,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. DKI jakarta berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di provinsi ini tumbuh 1,04%. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di provinsi ini tercatat Rp43,87 triliun.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya Periode 2013-2024)
Selanjutnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya Rp30,37 triliun (naik 0,44%), PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di Jawa Barat turun 1,34% menjadi Rp28,68 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di Riau naik 2,72% menjadi Rp16,39 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Halmahera Barat Menurut Sektor pada 2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tertinggi pada 2024:
- Jawa Timur Rp87,22 triliun
- DKI Jakarta Rp44,33 triliun
- Jawa Tengah Rp30,37 triliun
- Jawa Barat Rp28,68 triliun
- Riau Rp16,39 triliun
- Sulawesi Selatan Rp10,94 triliun
- Lampung Rp7393.1 miliar
- Sumatera Utara Rp7.319,55 miliar
- Sumatera Selatan Rp7.169,34 miliar
- Kalimantan Barat Rp6.904,28 miliar