Data per 2024, pertumbuhan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di Maluku tercatat 8,82% menjadi Rp3.254,18 miliar. Sebelumnya, Maluku pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2012 sebesar 9,95%. Adapun dalam enam tahun terakhir, PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,31%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Malang pada 2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya seluruh Indonesia pada 2024 mencapai Rp299,16 triliun.
PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tersebut naik 1,33% dibandingkan tahun sebelumnya.
Urutan pertama adalah Jawa Timur, wilayah ini mencatatkan hingga Rp87,22 triliun. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp2.305,97 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: 6% Penduduk di Kabupaten Solok Selatan Masuk Kategori Miskin)
Berikutnya adalah DKI Jakarta yang mencatatkan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya Rp44,33 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di provinsi ini naik 1,04% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya di Jawa Tengah naik 0,44% menjadi Rp30,37 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Jawa Barat dengan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya Rp28,68 triliun (turun 1,34%) dan Riau dengan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya Rp16,39 triliun (naik 2,72%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur Rp87,22 triliun
- DKI Jakarta Rp44,33 triliun
- Jawa Tengah Rp30,37 triliun
- Jawa Barat Rp28,68 triliun
- Riau Rp16,39 triliun
- Sulawesi Selatan Rp10,94 triliun
- Lampung Rp7393.1 miliar
- Sumatera Utara Rp7.319,55 miliar
- Sumatera Selatan Rp7.169,34 miliar
- Kalimantan Barat Rp6.904,28 miliar