Data dari Kemendikbud menunjukkan nilai ujian terstandar pada daftar 10 siswa terbawah yang tembus ke SMA NEGERI 10 DEPOK lewat jalur prestasi nilai rapor adalah nilai minimal yang diperoleh. Nilai terstandar ini berkisar antara 180 hingga 200 poin, dengan rata-rata sebesar 189 poin dan nilai terendah di posisi TOP 10 ini adalah 180 poin. Pola yang terlihat adalah nilai terstandar yang rendah dapat terbantu oleh nilai rapor yang cukup tinggi selama di sekolah asal, sebaliknya nilai terstandar yang tinggi bisa tertarik kebawah jika nilai rapor rata-rata rendah.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Hotel dan Restoran Periode 2013-2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMA NEGERI 10 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar terbawah dilihat berdasarkan nilai akhir keseluruhan.
Hafizah Aura Ramadhini
Anak berprestasi ini berasal dari SMP Al-Hasra dan menempati urutan nilai ke-55 dalam seleksi. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal dengan nilai per soal 10 poin (maksimal 300), Hafizah berhasil memperoleh 200 poin, yang berarti ia tidak menjawab dengan benar sebanyak 10 soal. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 2,12 kilometer.
- Skor nilai raport: 448.909 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 324.45 poin
Raihana Putri Hanafi
Raihana berasal dari SMP Negeri 14 Depok dan berada di urutan nilai ke-56. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 4,25 kilometer.
- Skor nilai raport: 464.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 327.32 poin
Satria Damareswara
Satria adalah siswa dari SMP Negeri 14 Depok yang menempati urutan nilai ke-57. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 5,51 kilometer.
- Skor nilai raport: 457.909 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 323.95 poin
Devinadira Hafiyatu Shaliha
Devinadira berasal dari Mtss Darunnajah Ulujami dan berada di urutan nilai ke-58. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,59 kilometer.
- Skor nilai raport: 460.396 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 325.2 poin
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA7 Kota Depok 2025)
Rafka Fachriza
Rafka adalah siswa dari SMP Negeri 10 Depok yang menempati urutan nilai ke-59. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 3,73 kilometer.
- Skor nilai raport: 460.545 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 325.27 poin
Saskia Zaina
Saskia berasal dari SMP Negeri 18 Depok dan berada di urutan nilai ke-60. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,94 kilometer.
- Skor nilai raport: 457.091 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 323.55 poin
Daira Sabita Hasna
Daira adalah siswa dari SMP Islam Terpadu Nurhanifa yang menempati urutan nilai ke-61. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 3,21 kilometer.
- Skor nilai raport: 451.827 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 320.91 poin
Giorby Aryana Zico
Giorby berasal dari SMP Az-Zahra dan berada di urutan nilai ke-62. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 190 poin, yang berarti 11 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 36,34 kilometer, yang merupakan jarak terjauh di antara 10 siswa ini.
- Skor nilai raport: 452.075 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 321.04 poin
Nazwa Aulia Shalihah
Nazwa adalah siswa dari SMP Negeri 14 Depok yang menempati urutan nilai ke-63. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 180 poin, yang berarti 12 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 2,77 kilometer.
- Skor nilai raport: 466.909 poin
- Nilai ujian terstandar: 180 poin
- Nilai akhir: 323.45 poin
Balqisfa Qurrataayuni
Balqisfa berasal dari SMP Negeri 14 Depok dan berada di urutan nilai ke-64. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh 180 poin, yang berarti 12 soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,92 kilometer.
- Skor nilai raport: 461.545 poin
- Nilai ujian terstandar: 180 poin
- Nilai akhir: 320.77 poin