Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Pulau Taliabu pada tahun 2024 sebesar 208.493 rupiah per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 252.223 rupiah per kapita per bulan, dengan selisih pengeluaran sebesar minus 43.730 rupiah per kapita per bulan. Informasi ini berasal dari data yang diolah dari Susenas BPS.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jambi 2015 - 2024)
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di wilayah ini mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran berada di level 135.590 rupiah per kapita per bulan, kemudian naik sebesar 14,7 persen ke tahun 2019 menjadi 155.460 rupiah per kapita per bulan. Tahun 2020, pengeluaran naik lagi sebesar 17,4 persen menjadi 182.549 rupiah per kapita per bulan, sebelum mengalami penurunan sebesar 20,7 persen di tahun 2021 menjadi 144.713 rupiah per kapita per bulan. Tahun 2022, pengeluaran naik sebesar 17,2 persen menjadi 169.574 rupiah per kapita per bulan, lalu naik sebesar 48,7 persen di tahun 2023 menjadi pengeluaran tertinggi selama tujuh tahun terakhir, sebelum turun sebesar 17,3 persen di tahun 2024.
Data pendukung menunjukkan bahwa bagian terbesar dari pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Pulau Taliabu berasal dari rokok dan tembakau, dengan rata-rata 148.090 rupiah per kapita sebulan. Diikuti oleh makanan jadi sebesar 114.149 rupiah per kapita sebulan, perawatan sebesar 64.644 rupiah per kapita sebulan, sabun mandi sebesar 59.195 rupiah per kapita sebulan, dan kecantikan sebesar 19.659 rupiah per kapita sebulan. Nilai ini menunjukkan bahwa konsumsi barang harian dan tembakau menjadi prioritas utama masyarakat dalam kategori aneka barang dan jasa.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Blitar | 2024)
Kabupaten Pulau Taliabu menduduki peringkat 9 di antara 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota teratas di provinsi, Kota Ternate berada di peringkat pertama dengan pengeluaran 402.143 rupiah per kapita per bulan dan pertumbuhan 20,7 persen. Kabupaten Halmahera Timur berada di peringkat kedua dengan 380.483 rupiah per kapita per bulan dan pertumbuhan 39,8 persen. Kabupaten Halmahera Tengah berada di peringkat ketiga dengan 371.197 rupiah per kapita per bulan dan pertumbuhan 12 persen. Kabupaten Halmahera Utara berada di peringkat keempat dengan 283.505 rupiah per kapita per bulan dan pertumbuhan 11,5 persen, sedangkan Kota Tidore Kepulauan berada di peringkat kelima dengan 275.584 rupiah per kapita per bulan dan penurunan 21,5 persen. Di tingkat nasional, wilayah ini berada di peringkat 320 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2024 sebesar 623.315 rupiah, menduduki peringkat kedelapan di Provinsi Maluku Utara. Pengeluaran ini naik sebesar 23,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di wilayah ini sebesar 442.492 rupiah, menduduki peringkat kesepuluh di provinsi dengan pertumbuhan 28,7 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2024 sebesar 1.065.807 rupiah, menduduki peringkat sembilan di provinsi dengan penurunan 13,9 persen dari tahun sebelumnya.