Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Tana Tidung untuk sabun mandi pada tahun 2024 mencapai 123753 rupiah. Nilai ini mencatatkan kenaikan sebesar 15,5 persen dibandingkan tahun 2023. Angka ini juga menjadi pengeluaran tertinggi selama periode tujuh tahun data yang tercatat mulai tahun 2018.
(Baca: Harga Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran di Kota Madiun Turun 0,56%)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 tercatat kenaikan 10,4 persen, kemudian turun 11,1 persen pada tahun 2020. Tahun 2021 kembali naik 7 persen, lalu sedikit turun 0,2 persen pada tahun 2022, kembali turun 8,1 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya mencatatkan kenaikan terbesar pada tahun 2024.
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang sekitar 28,6 persen dari total pengeluaran perawatan penduduk, 7 persen dari pengeluaran barang jasa umum, dan sekitar 67 persen dari pengeluaran kecantikan bulanan per kapita. Jika dibandingkan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran sabun mandi mencapai 67,4 persen dari pengeluaran makanan jadi bulanan penduduk wilayah ini.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Tana Tidung menempati urutan pertama untuk pengeluaran sabun mandi per kapita pada tahun 2024. Di bawahnya secara berurutan terdapat Kabupaten Bulungan dengan 107904 rupiah, Kabupaten Nunukan 105616 rupiah, Kabupaten Malinau 90630 rupiah dan Kota Tarakan 84012 rupiah. Hanya Tana Tidung dan Nunukan yang mencatatkan kenaikan pengeluaran pada tahun 2024, sementara tiga wilayah lain tercatat mengalami penurunan.
Secara nasional, posisi Kabupaten Tana Tidung berada di peringkat 15 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia untuk kategori pengeluaran sabun mandi per kapita. Di tingkat pulau Kalimantan, wilayah ini menempati urutan ketiga. Posisi peringkat ini mengalami kenaikan 4 tingkat dibandingkan pencatatan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Fak Fak | 2024)
Kabupaten Bulungan
Kabupaten Bulungan mencatatkan pengeluaran sabun mandi per kapita tahun 2024 sebesar 107904 rupiah dengan penurunan sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati urutan pertama pengeluaran total bukan makanan se-provinsi dengan nilai 930575 rupiah per kapita per bulan, atau tumbuh 11,5 persen dibandingkan tahun 2023. Untuk pengeluaran makanan, Bulungan berada di urutan kedua se-provinsi dengan nilai 905526 rupiah dan tumbuh 16,6 persen setiap tahunnya.
Kabupaten Malinau
Kabupaten Malinau tercatat memiliki pengeluaran sabun mandi tahun 2024 sebesar 90630 rupiah, mengalami sedikit penurunan 1,7 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menjadi pemimpin peringkat pertama pengeluaran makanan se-provinsi Kalimantan Utara dengan nilai 949561 rupiah per kapita per bulan, atau mencatatkan pertumbuhan 19,3 persen menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh wilayah lain di provinsi ini. Untuk pengeluaran bukan makanan, Malinau menempati urutan ketiga se-provinsi.
Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan
Kota Tarakan mencatatkan pengeluaran sabun mandi terendah se-provinsi pada tahun 2024 dengan nilai 84012 rupiah, mengalami penurunan sebesar 19,4 persen. Sementara Kabupaten Nunukan mencatatkan pertumbuhan 13,9 persen untuk pengeluaran sabun mandi, menjadi wilayah kedua setelah Tana Tidung yang mengalami kenaikan untuk kategori ini. Nunukan konsisten menempati urutan terakhir untuk seluruh kategori pengeluaran per kapita baik makanan maupun bukan makanan se-provinsi Kalimantan Utara.