Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Karang Asem tahun 2024 mencapai 25423 Rupiah per kapita per bulan, naik sebesar 18% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 21548.52 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank ke-8 di antara kabupaten/kota seprovinsi Bali, rank ke-18 di pulau Nusa Tenggara dan Bali, serta rank ke-379 di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia untuk kategori ini.
Sejak tahun 2018, pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Karang Asem menunjukkan tren umum naik, kecuali tahun 2021 yang mengalami penurunan sebesar 5.7% dibandingkan tahun 2020. Pengeluaran tertinggi sebelum tahun 2024 tercatat di tahun 2023 sebesar 21549 Rupiah, sementara pertumbuhan tertinggi terjadi di tahun 2020 sebesar 25.2% dibandingkan tahun 2019.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Ketapang | 2024)
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Karang Asem sebesar 135256 Rupiah, sehingga pengeluaran untuk kecantikan hanya menyusun sebagian kecil dari total pengeluaran masyarakat. Dibandingkan kategori lain, pengeluaran untuk kecantikan lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi (126541 Rupiah), rokok dan tembakau (79244 Rupiah), sabun mandi (43064 Rupiah), dan perawatan (30974 Rupiah).
Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota lain di Bali, pengeluaran untuk kecantikan tahun 2024 tertinggi dimiliki oleh Kabupaten Badung sebesar 69242 Rupiah dengan pertumbuhan 26.6%, diikuti Kota Denpasar sebesar 65824 Rupiah dengan pertumbuhan 12%, Kabupaten Gianyar sebesar 40739 Rupiah dengan penurunan sedikit sebesar 4.6%, Kabupaten Tabanan sebesar 37282 Rupiah dengan penurunan sedikit sebesar 3%, dan Kabupaten Bangli sebesar 27893 Rupiah dengan penurunan sebesar 17.5%. Kabupaten Karang Asem berada di posisi ke-8, hanya di bawah Kabupaten Klungkung dan di atas Kabupaten Buleleng.
Kota Denpasar
BPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Denpasar tahun 2024 mencapai 1639727 Rupiah, naik sebesar 31.3% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1249198.64 Rupiah. Kota ini menempati rank pertama di antara kabupaten/kota seprovinsi Bali untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kota Denpasar tahun 2024 adalah 2621625 Rupiah, naik sebesar 5.3% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kota Denpasar mencatat angka 981898 Rupiah tahun 2024, dengan pertumbuhan 34.4% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati rank kedua di provinsi Bali.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kazakhstan 2015 - 2024)
Kabupaten Badung
BPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Badung tahun 2024 mencapai 1502940 Rupiah, naik sebesar 45.2% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1034734.16 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank kedua di antara kabupaten/kota seprovinsi Bali untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Badung tahun 2024 adalah 2584651 Rupiah, naik sebesar 10.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Badung mencatat angka tertinggi di provinsi Bali sebesar 1081710 Rupiah tahun 2024, dengan pertumbuhan 52.9% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati rank pertama.
Kabupaten Gianyar
BPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Gianyar tahun 2024 mencapai 1127702 Rupiah, naik sebesar 3.8% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1086483.17 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank ketiga di antara kabupaten/kota seprovinsi Bali untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Gianyar tahun 2024 adalah 1940086 Rupiah, turun sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Gianyar mencatat angka 812384 Rupiah tahun 2024, dengan pertumbuhan 27.1% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati rank ketiga di provinsi Bali.
Kabupaten Tabanan
BPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tabanan tahun 2024 mencapai 962775 Rupiah, naik sebesar 69.9% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 566808.23 Rupiah. Kabupaten ini menempati rank keempat di antara kabupaten/kota seprovinsi Bali untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tabanan tahun 2024 adalah 1694324 Rupiah, turun sebesar 7.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Tabanan mencatat angka 731549 Rupiah tahun 2024, dengan pertumbuhan 38.5% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati rank kelima di provinsi Bali.