- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Berdasarkan data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kazakhstan pada tahun 2024 mencapai nilai 159.91 unit, menunjukkan pertumbuhan sebesar 4.83% dibanding tahun sebelumnya. Dalam tiga tahun terakhir (2021-2023), nilai PDB PPP Kazakhstan tumbuh secara konsisten dari 129.06 unit menjadi 152.54 unit, dengan pertumbuhan tahunan berkisar 3.35% hingga 11.8%. Pertumbuhan tahun 2024 lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir (sekitar 6.96%), namun lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir (2019-2023) yang sebesar 3.36%.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kamboja 2015 - 2024)
Tahun dengan pertumbuhan tertinggi dalam dekade 2015-2024 adalah 2016 dengan pertumbuhan 12.79%, sedangkan tahun dengan pertumbuhan terendah adalah 2019 dengan kontraksi sebesar 3.03%—yang berarti nilai PDB PPP Kazakhstan turun sebesar 3.03% dibanding tahun 2018. Tahun 2020 juga mengalami kontraksi sebesar 1.03%, menjadi tahun kedua dengan pertumbuhan negatif dalam dekade tersebut. Kondisi fluktuatif terjadi pada periode 2019-2021, di mana nilai PDB PPP turun pada 2019 dan 2020 sebelum kembali tumbuh pada 2021.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Kazakhstan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Secara peringkat regional di Asia, Kazakhstan menempati peringkat ke-4 pada tahun 2024, sama seperti tahun 2023. Peringkat ini mengalami kenaikan signifikan dibanding periode 2015-2022, di mana Kazakhstan tetap berada di peringkat ke-5. Kenaikan peringkat ini menunjukkan peningkatan posisi ekonomi Kazakhstan dibanding negara-negara Asia lainnya dalam konteks paritas daya beli.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Lima Puluh Kota | 2024)
IMF juga memberikan proyeksi PDB PPP Kazakhstan hingga tahun 2030, di mana nilai diharapkan mencapai 170.765 unit pada 2025 dengan pertumbuhan 6.79%—yang lebih tinggi dibanding pertumbuhan tahun 2024. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan akan tetap positif hingga 2030, meskipun tingkat pertumbuhan akan menurun secara bertahap dari 8.25% pada 2027 menjadi 3.79% pada 2030. Kondisi proyeksi ini menunjukkan perbaikan ekonomi dibanding data terakhir tahun 2024.
Dibandingkan negara-negara Asia teratas, Kazakhstan berada di peringkat ke-4 di belakang Uzbekistan (3365.594 unit), Mongolia (1187.784 unit), dan Korea Selatan (785.641 unit). Nilai PDB PPP Kazakhstan tahun 2024 (159.91 unit) lebih tinggi dari Azerbaijan (146.208 unit) yang berada di peringkat ke-5, menunjukkan posisi Kazakhstan yang lebih kuat dibanding beberapa negara tetangga dan negara-negara Asia lainnya.