Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2024 mencapai 31645 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 6,8 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode 2018 sampai 2024, tercatat pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 36307 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Inflasi Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Jayapura Bulan Juni 0,91%)
Besar pengeluaran kecantikan tersebut setara dengan 13,6 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa, dan 13 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita untuk kategori perawatan. Nilai ini juga hanya sebesar 13 persen dari pengeluaran masyarakat untuk rokok dan tembakau di wilayah yang sama pada periode yang sama.
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, terjadi kenaikan terbesar pada tahun 2021 yaitu sebesar 34,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah tahun tersebut, pengeluaran kecantikan mengalami penurunan sebesar 19,9 persen pada tahun 2022, kemudian naik sedikit pada tahun 2023 dan kembali naik pada tahun 2024. Tidak ada data penurunan lain selain pada tahun 2022 di seluruh periode observasi.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Lima Puluh Kota berada di urutan 15 dari total 19 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di provinsi ini secara berurutan adalah Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Dharmasraya dan Kota Padang.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Banggai Laut | 2024)
Pengeluaran Makanan Per Kapita
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita untuk kebutuhan makanan di Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2024 mencapai 888519 rupiah per bulan. Nilai ini menempatkan wilayah ini di urutan 9 dari seluruh kabupaten kota di Sumatera Barat untuk kategori ini, dengan pertumbuhan sebesar 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pengeluaran makanan di Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Pasaman yang masing-masing hanya tumbuh dibawah satu persen pada tahun yang sama.
Pengeluaran Bukan Makanan Per Kapita
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Lima Puluh Kota tercatat memiliki nilai 608205 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini berada di urutan 14 dari seluruh wilayah di Sumatera Barat untuk kategori ini, dengan pertumbuhan hanya sebesar 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini jauh lebih rendah dibandingkan Kota Padang yang mencatat pengeluaran bukan makanan lebih dari satu juta rupiah per kapita per bulan pada periode yang sama.
Total Pengeluaran Masyarakat
Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota untuk seluruh kategori makanan dan bukan makanan mencapai 1496724 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini menempatkan wilayah ini di urutan 10 dari 19 kabupaten kota di Sumatera Barat, dengan pertumbuhan sebesar 8,1 persen dibandingkan tahun 2023. Pertumbuhan total pengeluaran ini berada di atas rata-rata pertumbuhan wilayah lain yang berada di urutan bawah peringkat provinsi.