Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kabupaten Lebak pada tahun 2024 mencapai 49921 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 3,9 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 48037 rupiah. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, nilai pengeluaran ini pernah mencatat pengeluaran tertinggi pada tahun 2022 sebesar 51831 rupiah.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, pengeluaran sabun mandi masyarakat Kabupaten Lebak mengalami kenaikan secara bertahap hingga tahun 2022. Setelah tahun 2022, nilai ini mengalami penurunan sebesar 7,3 persen pada tahun 2023, sebelum kembali naik pada tahun 2024. Secara keseluruhan dalam rentang lima tahun terakhir, pengeluaran untuk sabun mandi di wilayah ini tumbuh sebesar 4,5 persen dibandingkan nilai tahun 2019.
Nilai pengeluaran sabun mandi ini setara dengan 27,9 persen dari total pengeluaran per kapita untuk perawatan, dan 185,5 persen dari pengeluaran untuk kategori kecantikan. Jika dibandingkan dengan pengeluaran total barang dan jasa, pengeluaran sabun mandi menyumbang 27,9 persen dari nilai tersebut. Sementara itu jika dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi, nilai pengeluaran sabun mandi mencapai 23,3 persen.
Berdasarkan perbandingan seprovinsi Banten, Kabupaten Lebak menempati urutan ke 7 dari 8 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Urutan di atas Kabupaten Lebak secara berurutan adalah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Serang. Hanya Kabupaten Pandeglang yang mencatat nilai pengeluaran sabun mandi lebih rendah dibandingkan Kabupaten Lebak.
Untuk perbandingan pertumbuhan tahun berjalan, Kota Cilegon mencatat kenaikan tertinggi sebesar 7,8 persen, diikuti Kabupaten Lebak sebesar 3,9 persen. Sementara itu sebagian besar wilayah lain di Provinsi Banten justru mencatat penurunan nilai pengeluaran sabun mandi pada tahun 2024, di mana Kota Tangerang mengalami penurunan terbesar sebesar 5,8 persen. Peringkat Kabupaten Lebak untuk kategori ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Lebak
(Baca: Statistik PDRB ADHK Sektor Informasi dan Komunikasi Periode 2013-2025)
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Lebak tahun 2024 mencapai 1192926 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 4,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan wilayah ini salah satu dari tiga daerah di Banten yang mencatat kenaikan untuk indikator ini. Kabupaten Lebak secara konsisten menempati urutan ke 7 dari 8 wilayah di Provinsi Banten untuk indikator total pengeluaran per kapita, dengan selisih nilai yang cukup jauh dibandingkan enam wilayah di atasnya. Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Lebak mencatat kenaikan sebesar 7,3 persen pada tahun 2024, angka ini merupakan kenaikan tertinggi dibandingkan seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Banten.
Kota Tangerang Selatan
Kota Tangerang Selatan secara konsisten menempati urutan pertama Provinsi Banten untuk hampir seluruh kategori pengeluaran rumah tangga. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita wilayah ini mencapai 2820085 rupiah per bulan, atau lebih dari dua kali lipat nilai total pengeluaran Kabupaten Lebak. Untuk kategori pengeluaran sabun mandi, wilayah ini mencatat nilai 124871 rupiah per kapita per bulan, atau 2,5 kali lipat nilai pengeluaran yang tercatat di Kabupaten Lebak. Pertumbuhan pengeluaran sabun mandi di wilayah ini tercatat sebesar 2,7 persen pada tahun 2024, sama dengan pertumbuhan yang tercatat di Kabupaten Serang.
Kota Cilegon
Kota Cilegon menempati urutan ketiga secara umum di Provinsi Banten untuk kategori pengeluaran rumah tangga. Pada tahun 2024, wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita sebesar 2124407 rupiah per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran sabun mandi, Kota Cilegon mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,8 persen pada tahun 2024, menjadikannya wilayah dengan pertumbuhan terbaik untuk indikator ini se-Provinsi Banten. Nilai pengeluaran sabun mandi di Kota Cilegon tercatat 95582 rupiah per kapita per bulan, hampir dua kali lipat nilai yang tercatat di Kabupaten Lebak.
Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Pandeglang secara konsisten menempati urutan terakhir di Provinsi Banten untuk hampir seluruh indikator pengeluaran rumah tangga. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita wilayah ini tercatat 1039210 rupiah per bulan, atau sekitar 87 persen dari total pengeluaran yang tercatat di Kabupaten Lebak. Untuk kategori pengeluaran sabun mandi, wilayah ini mencatat nilai 40877 rupiah per kapita per bulan, dan mengalami penurunan sebesar 4,3 persen pada tahun 2024. Pertumbuhan negatif ini juga terjadi pada hampir seluruh kategori pengeluaran di wilayah ini, termasuk untuk pengeluaran bukan makanan yang turun sebesar 4,1 persen pada tahun berjalan.