Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai 2,05% pada 2024. Angka ini berkurang 0,02% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 2,07%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,07%.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 6,22% dan terendah pernah tercatat pada 2024 silam sebesar 2,05%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Mesuji 2,85%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 457 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 82.670 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 160,41 ribu pekerja pada tahun 2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Seram Bagian Barat pada 2024)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Penajam Paser Utara dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 80.915 pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 100,5 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 157,11 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Penajam Paser Utara tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 30,68 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 29,4 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Timur pada 2024 yakni :
- Kota Bontang 7,06%
- Kota Balikpapan 6,22%
- Kabupaten Kutai Timur 5,76%
- Kota Samarinda 5,75%
- Kabupaten Kutai Barat 5,58%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Penajam Paser Utara 2,05%
- Kabupaten Mahakam Hulu 2,51%
- Kabupaten Kutai Kartanegara 4,11%
- Kabupaten Paser 4,53%
- Kabupaten Berau 5,15%