Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mesuji pada Desember 2024, bertambah 0,39% menjadi 2,85% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Seram Bagian Barat pada 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Halmahera Barat 3,53%)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mesuji menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Kemudian setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Mesuji.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 359 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Mesuji dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 107,44 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 123,5 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 125,19 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Mesuji mengalami trend kenaikan dalam 12 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 103,98 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 1.165 pekerja menjadi 121,62 ribu pekerja pada tahun 2024.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mesuji tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,58 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,06 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Lampung pada 2024 yakni :
- Kota Bandar Lampung 7,44%
- Kabupaten Lampung Utara 5,85%
- Kabupaten Lampung Selatan 4,84%
- Kabupaten Pringsewu 4,39%
- Kabupaten Pesawaran 4,36%
- Kabupaten Tulang Bawang Barat 4,12%
- Kota Metro 3,71%
- Kabupaten Lampung Tengah 3,33%
- Kabupaten Way Kanan 3,27%
- Kabupaten Tulang Bawang 3,23%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Lampung Barat 2,09%
- Kabupaten Mesuji 2,85%
- Kabupaten Lampung Timur 3,02%
- Kabupaten Pesisir Barat 3,04%
- Kabupaten Tanggamus 3,19%
- Kabupaten Tulang Bawang 3,23%
- Kabupaten Way Kanan 3,27%
- Kabupaten Lampung Tengah 3,33%
- Kota Metro 3,71%
- Kabupaten Tulang Bawang Barat 4,12%