Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Brebes untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 mencapai 28900 rupiah per orang per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 6,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 27231 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang tujuh tahun periode pengamatan sejak 2018, nilai pengeluaran kecantikan masyarakat Kabupaten Brebes hanya mengalami penurunan satu kali yaitu pada tahun 2020.
(Baca: Harga Tembaga Naik Menuju Level US$6,36 /Pon (Jumat, 24 Juli 2026))
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan masyarakat Kabupaten Brebes tercatat paling rendah pada tahun 2020 dengan nilai 18754 rupiah per kapita per bulan. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dimana nilai pengeluaran melonjak 28,6 persen dari tahun sebelumnya. Setelah tahun 2021, pengeluaran untuk kecantikan secara konsisten mengalami kenaikan setiap tahun hingga tahun 2024.
Pengeluaran untuk kecantikan masyarakat Kabupaten Brebes menyumbang sekitar 15,7 persen dari total pengeluaran perawatan, sekitar 3,9 persen dari pengeluaran aneka barang dan jasa, serta sekitar 12,9 persen dari pengeluaran untuk sabun mandi per kapita per bulan. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran kecantikan hanya mencapai 12,9 persen dari total pengeluaran makanan jadi masyarakat.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Jawa Tengah, Kabupaten Brebes berada di urutan ke 23 dari total 35 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Jawa Tengah berturut turut adalah Kota Salatiga dengan 75091 rupiah, Kota Semarang 74653 rupiah, Kabupaten Kudus 47643 rupiah, Kota Magelang 45594 rupiah dan Kabupaten Rembang 42569 rupiah. Dari lima wilayah teratas tersebut, hanya Kota Salatiga yang mengalami penurunan pengeluaran kecantikan pada tahun 2024.
Kota Semarang
Badan Pusat Statistik mencatat Kota Semarang menempati urutan pertama pengeluaran total per kapita makanan dan bukan makanan di Jawa Tengah tahun 2024 dengan nilai mencapai 2475647 rupiah per orang per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 26,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan Kota Semarang sebagai wilayah dengan pertumbuhan pengeluaran total tertinggi di provinsi ini. Untuk pengeluaran non makanan, Kota Semarang berada di urutan kedua seprovinsi dengan nilai 1489531 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Harga Beras Kualitas Super I (Per Kg) di Pasar Tradisional di Kalimantan Timur | 2026)
Kota Salatiga
Kota Salatiga menempati urutan kedua pengeluaran total per kapita masyarakat se-Jawa Tengah tahun 2024 dengan nilai 2426481 rupiah per orang per bulan. Meskipun menempati urutan kedua, pertumbuhan pengeluaran total wilayah ini hanya tercatat 1,7 persen atau jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi. Untuk kategori pengeluaran non makanan, Kota Salatiga masih menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Jawa Tengah dengan nilai mencapai 1543192 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Brebes
Untuk kategori pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kabupaten Brebes berada di urutan ke 26 dari 35 wilayah di Jawa Tengah tahun 2024 dengan nilai mencapai 1198256 rupiah per orang per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, Kabupaten Brebes menempati urutan ke 23 seprovinsi dengan nilai 649155 rupiah per kapita per bulan, mengalami penurunan sedikit sebesar 5,1 persen dari tahun 2023.
Kabupaten Kudus
Kabupaten Kudus menempati urutan kesembilan pengeluaran total per kapita masyarakat se-Jawa Tengah tahun 2024 dengan nilai mencapai 1532036 rupiah per orang per bulan. Wilayah ini juga menempati urutan ketiga untuk kategori pengeluaran kecantikan seprovinsi. Pertumbuhan pengeluaran total Kabupaten Kudus tercatat sebesar 6,3 persen pada tahun 2024, sementara untuk pengeluaran makanan tercatat mengalami kenaikan sebesar 13,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.