Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Lampung Barat pada tahun 2024 mencapai 153877 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 158734 Rupiah. Sepanjang periode data 2018 hingga 2024, pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun sedikit pada tahun terakhir.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Riau 2015 - 2024)
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, terjadi fluktuasi nilai pengeluaran. Pada tahun 2019 tercatat penurunan sebesar 20,2 persen menjadi 88625 Rupiah, kemudian naik secara bertahap hingga tahun 2022. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan penambahan nilai sebesar 41,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Periode 2023 menjadi satu-satunya tahun dalam rentang data dengan kenaikan di atas 40 persen.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah seprovinsi Lampung, Kabupaten Lampung Barat menempati urutan ke 7 dari total 15 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Urutan ini berada tepat di bawah Kabupaten Pesawaran dan di atas Kabupaten Tulang Bawang Barat. Lima wilayah dengan nilai pengeluaran tertinggi berturut-turut adalah Kota Metro, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Way Kanan.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 13,2 persen dari total pengeluaran per kapita sebulan masyarakat Kabupaten Lampung Barat yang mencapai 1163001 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini juga lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan, namun masih berada di bawah pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang tercatat mencapai 140886 Rupiah per kapita per bulan. Rata-rata tiga tahun terakhir nilai pengeluaran kategori ini masih berada di atas rata-rata lima tahun sebelumnya.
Kota Metro
Kota Metro menempati urutan pertama seprovinsi Lampung untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai mencapai 258636 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 17,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah provinsi. Total pengeluaran per kapita seluruh kategori di Kota Metro mencapai 1636983 Rupiah, menempati urutan kedua secara keseluruhan setelah Kota Bandar Lampung.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA4 Kota Depok 2025)
Kota Bandar Lampung
Sebagai ibukota provinsi, Kota Bandar Lampung memiliki total pengeluaran per kapita tertinggi se-Lampung dengan nilai mencapai 1776286 Rupiah per bulan. Untuk kategori makanan dan minuman jadi, wilayah ini menempati urutan kedua dengan nilai 255139 Rupiah, namun mencatatkan penurunan sebesar 9,9 persen dibandingkan tahun 2023. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini juga masih menjadi yang tertinggi di seluruh provinsi dengan pertumbuhan 6,3 persen pada tahun terakhir.
Kabupaten Pesisir Barat
Kabupaten Pesisir Barat mencatatkan lonjakan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 46 persen pada tahun 2024 menjadi 199523 Rupiah per kapita per bulan. Angka pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi diantara seluruh kabupaten dan kota di Lampung untuk tahun tersebut. Total pengeluaran masyarakat di wilayah ini menempati urutan ketiga seprovinsi, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan secara keseluruhan mencapai 51,2 persen pada periode yang sama.
Kabupaten Lampung Tengah
Kabupaten Lampung Tengah menempati urutan keempat untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi dengan nilai 167692 Rupiah pada tahun 2024. Wilayah ini mencatatkan penurunan sedikit sebesar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Secara total pengeluaran per kapita, Kabupaten Lampung Tengah berada di urutan kelima seprovinsi, dengan pertumbuhan pengeluaran bukan makanan mencapai 17,4 persen pada tahun terakhir.