PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Guinea Khatulistiwa 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 25/12/2025 12:48 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Guinea Khatulistiwa 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Guinea Khatulistiwa pada 2024 sebesar 226.6 Unit. Data ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menggambarkan kondisi ekonomi yang perlu dicermati.

Secara historis, PDB PPP Guinea Khatulistiwa mengalami fluktuasi. Pada 2015, nilainya 239.22 Unit, sempat turun menjadi 222.08 Unit pada 2016, lalu naik menjadi 245.97 Unit pada 2017. Sempat stabil di kisaran 242-244 Unit hingga 2020, kemudian turun menjadi 228.97 Unit pada 2021, dan melonjak ke 260.96 Unit pada 2022, sebelum akhirnya kembali turun di 2023 dan 2024.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kota Bekasi | 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Republik Guinea Khatulistiwa terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Guinea Khatulistiwa menunjukkan volatilitas. Setelah mencapai puncak pada 2022, terjadi penurunan signifikan pada 2023 dan berlanjut di 2024. Rata-rata PDB PPP tiga tahun terakhir adalah sekitar 239.73 Unit. Dibandingkan dengan rata-rata ini, nilai 2024 lebih rendah, mengindikasikan penurunan kinerja ekonomi.

Lima tahun terakhir (2020-2024), rata-rata PDB PPP Guinea Khatulistiwa adalah sekitar 238.31 Unit. Dibandingkan periode ini, kinerja tahun 2024 juga menunjukkan penurunan. Kenaikan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir terjadi pada 2022, sementara nilai terendah diproyeksikan pada 2024.

Penurunan PDB PPP pada 2023 dan 2024 menunjukkan kontraksi ekonomi. Kontraksi ini mengindikasikan penurunan aktivitas ekonomi secara keseluruhan di Guinea Khatulistiwa. Penurunan ini tercermin dari pertumbuhan PDB tahunan yang negatif, yaitu -10.86% pada 2023 dan -2.59% pada 2024.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Chad 2015 - 2024)

Peringkat regional Guinea Khatulistiwa juga mengalami penurunan. Pada 2022, negara ini berada di peringkat 10 di Afrika, namun turun ke peringkat 11 pada 2023 dan semakin merosot ke peringkat 13 pada 2024. Hal ini menunjukkan performa ekonomi Guinea Khatulistiwa relatif lebih buruk dibandingkan negara-negara lain di kawasan Afrika.

IMF memproyeksikan PDB PPP Guinea Khatulistiwa akan meningkat menjadi 244.103 Unit pada 2025, diikuti sedikit penurunan pada 2026 dan 2027. Meskipun ada proyeksi peningkatan pada 2025, secara umum proyeksi menunjukkan pertumbuhan yang stagnan dalam beberapa tahun mendatang. Dibandingkan dengan negara-negara lain di Afrika, nilai PDB Guinea Khatulistiwa lebih rendah dari Pantai Gading dan Nigeria, namun lebih tinggi dari Lesotho dan Liberia.

Data Populer

Loading...