- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Guyana tahun 2024 mencapai 12,53 unit, angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah data yang tercatat. Sepanjang tiga tahun terakhir yakni 2022 hingga 2024, nilai indikator ini naik secara berkelanjutan tanpa ada satu kali pun penurunan, dengan total kenaikan kumulatif mencapai 151 persen selama periode tiga tahun tersebut.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jambi 2025)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Guyana terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
International Monetary Fund (IMF) mencatat pertumbuhan tahunan PDB PPP Guyana tahun 2024 sebesar 54,75 persen. Angka pertumbuhan 2024 ini lebih tinggi 44,2 poin persen dibanding rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir periode 2019-2023, dan juga 19,1 poin persen lebih baik dibanding rata-rata tiga tahun terakhir 2021-2023. Pertumbuhan ekonomi Guyana tidak mengalami stagnasi sama sekali selama sepuluh tahun terakhir, seluruh tahun tercatat kenaikan positif.
Kenaikan tertinggi sepanjang data tercatat terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan tahunan 82,98 persen, sementara kenaikan terendah tercatat pada tahun 2016 dengan laju pertumbuhan hanya 7,09 persen. Tidak ditemukan anomali penurunan pada seluruh rangkaian data 10 tahun terakhir, seluruh periode menunjukkan laju kenaikan yang semakin dipercepat mulai tahun 2020 setelah dimulainya operasi ladang minyak lepas pantai negara tersebut.
Dari sisi peringkat regional di kawasan Amerika Selatan, posisi Guyana pada tahun 2024 kembali ke peringkat 6. Peringkat ini naik sebanyak 3 tingkat dibandingkan posisi tahun 2019, dan sama dengan posisi peringkat yang dicapai pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun 2023 sempat turun satu peringkat menjadi 7, sebelum kembali membaik pada tahun berjalan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Bulungan | 2024)
International Monetary Fund (IMF) juga merilis proyeksi PDB PPP Guyana sampai tahun 2030. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan akan tetap positif namun akan mengalami kontraksi laju pertumbuhan, yang berarti besaran persentase kenaikan setiap tahun akan semakin mengecil mulai tahun 2025. Meskipun laju mengecil, nilai absolut PDB PPP Guyana diproyeksikan tetap naik setiap tahun dan mencapai 32,8 unit pada tahun 2030.
Jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Amerika Selatan, Guyana saat ini memiliki pertumbuhan PDB PPP tertinggi kedua seluruh kawasan, hanya berada dibawah Argentina. Sementara negara dengan nilai pertumbuhan terendah di kawasan adalah Ekuador, dimana laju pertumbuhan PDB PPP Ekuador hanya 0,24 persen atau 228 kali lebih lambat dibanding laju pertumbuhan Guyana tahun 2024.
Berdasarkan seluruh data historis, kinerja ekonomi Guyana yang diukur melalui indikator PDB Paritas Daya Beli menunjukkan penguatan ekonomi yang sangat konsisten selama satu dekade terakhir. Meskipun laju pertumbuhan diproyeksikan akan melambat secara bertahap dalam lima tahun ke depan, Guyana masih akan tetap menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Amerika Selatan untuk periode mendatang.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |