- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Guyana pada 2024 mencapai 12.53 unit, melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 8.1 unit. Kenaikan ini melanjutkan tren pertumbuhan pesat yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Guyana menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, dengan angka masing-masing 4.99, 8.1, dan 12.53. Pertumbuhan tahunan pada periode ini sangat tinggi, yaitu 82.98% (2022), 62.37% (2023), dan 54.75% (2024). Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun sebelumnya.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Bhutan 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Guyana terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan PDB PPP Guyana dalam lima tahun terakhir (2019-2023), pertumbuhan tiga tahun terakhir (2022-2024) menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik. Rata-rata pertumbuhan tahunan lima tahun terakhir adalah sekitar 40.7%, sementara rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir mencapai 66.7%.
Kenaikan PDB PPP Guyana tertinggi tercatat pada tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 82.98%. Sementara itu, pertumbuhan terendah dalam sepuluh tahun terakhir terjadi pada tahun 2017 dengan angka 9.06%. Dibandingkan sepuluh tahun terakhir, pertumbuhan Guyana menunjukkan lonjakan signifikan setelah tahun 2020 yang disebabkan oleh penemuan sumber daya alam baru.
Secara regional, peringkat Guyana mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2015-2018, Guyana berada di peringkat 9 di Amerika Selatan. Peringkat ini membaik menjadi 8 pada tahun 2019 dan 2020, kemudian naik lagi menjadi 6 pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun 2023, Guyana berada di peringkat 7, dan kembali naik ke peringkat 6 pada tahun 2024.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di North Macedonia 2024)
IMF memproyeksikan PDB PPP Guyana akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada tahun 2025, diproyeksikan mencapai 16.45 unit, dan terus meningkat hingga 32.809 unit pada tahun 2030. Proyeksi ini menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan, meskipun dengan tingkat pertumbuhan yang lebih moderat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang diproyeksikan sebesar 31.25% pada tahun 2025 menunjukkan perlambatan dibandingkan pertumbuhan 54.75% pada tahun 2024.
Dalam perbandingan dengan negara lain di Amerika Selatan, PDB PPP Guyana masih jauh di bawah negara-negara seperti Brazil (2.481) dan Chili (459.604). Namun, dengan pertumbuhan yang pesat, Guyana menunjukkan potensi untuk mengejar ketertinggalan. Negara dengan nilai PDB PPP terendah yang tersedia dalam data ini adalah Ekuador (0.424). Posisi Guyana dalam peringkat PDB PPP di kawasan ini kemungkinan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonominya.