- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Tonga pada tahun 2024 mencapai 1.69 unit, mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 2.18% dibandingkan tahun 2023 yang nilainya 1.65 unit. Periode tiga tahun terakhir (2021-2023) menunjukkan penurunan berkelanjutan: dari 1.79 unit di 2021, turun ke 1.71 unit di 2022, dan 1.65 unit di 2023. Nilai 2024 sedikit di bawah rata-rata tiga tahun terakhir (sekitar 1.72 unit), namun berhasil memutus tren penurunan yang berlangsung selama tiga tahun.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Inggris 2015 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Tonga terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) PDB PPP Tonga adalah sekitar 1.77 unit, yang lebih tinggi dari nilai 2024. Periode ini dimulai dengan puncak nilai sebesar 1.85 unit di 2019, kemudian mengalami penurunan setiap tahun hingga 2023. Kondisi ini menunjukkan bahwa ekonomi Tonga belum pulih ke tingkat puncaknya pada 2019, meskipun ada peningkatan kecil di 2024.
Kenaikan tertinggi PDB PPP Tonga dalam 10 tahun terakhir terjadi di 2019 dengan nilai 1.85 unit, sedangkan nilai terendah ada di 2023 dengan 1.65 unit. Anomali dalam periode ini adalah terjadinya penurunan berkelanjutan setelah 2019, yang berlawanan dengan tren peningkatan yang stabil dari 2015 hingga 2019. Selama empat tahun sebelum 2019, nilai PDB PPP meningkat setiap tahun dengan tingkat pertumbuhan antara 2% hingga 4.23%.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Jordan 2015 - 2024)
Perolehan peringkat regional Oseania Tonga pada tahun 2024 tetap di urutan ke-6, sama seperti tahun 2023. Pada tahun 2022, Tonga berada di urutan ke-5, namun turun satu peringkat di 2023 dan tidak mengalami perubahan pada tahun berikutnya. Peringkat ini menunjukkan bahwa Tonga masih berada di posisi menengah bawah dibandingkan negara-negara lain di wilayah Oseania.
IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Tonga akan mencapai 1.701 unit di 2025 dengan pertumbuhan 0.89%, kemudian sedikit menurun ke 1.7 unit di 2026 dengan kontraksi sebesar 0.06% (penurunan nilai yang sangat kecil). Setelah itu, nilai akan meningkat secara stabil setiap tahun hingga mencapai 1.767 unit di 2030. Proyeksi ini menunjukkan bahwa ekonomi Tonga akan mengalami pemulihan yang lambat menuju tingkat sebelum penurunan berkelanjutan pada 2020-2023.
Dibandingkan negara lain di Oseania, Tonga berada di posisi jauh belakang dari Nauru yang memiliki pertumbuhan PDB PPP terbaik dalam tiga tahun terakhir sebesar 4.28%. Sementara Tonga mengalami kontraksi (penurunan nilai PDB PPP) setiap tahun pada 2021-2023, Nauru terus mengalami pertumbuhan positif yang tinggi. Pada tahun 2024, peringkat Tonga ke-6 di wilayah Oseania, sedangkan Vanuatu menempati peringkat pertama dengan nilai PDB PPP tertinggi.