Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2024 sebesar 30.436 rupiah per kapita per bulan. Angka ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 31.573 rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran kecantikan dengan tahun sebelumnya turun 1.137 rupiah, menunjukkan bahwa masyarakat sedikit mengurangi alokasi dana untuk kebutuhan kecantikan dalam periode satu tahun.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Selatan 2024 - 2024)
Bandingkan dengan pengeluaran total per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 183.913 rupiah, pengeluaran kecantikan hanya menyumbang sekitar 16,5 persen dari total tersebut. Jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi yang sebesar 170.340 rupiah per kapita per bulan, pengeluaran kecantikan jauh lebih kecil, hanya sekitar 17,9 persen dari jumlah itu. Pengeluaran untuk kecantikan juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk perawatan (43.104 rupiah) dan sabun mandi (52.031 rupiah) per kapita per bulan.
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, angka ini sebesar 17.334 rupiah, kemudian naik sebesar 22,6 persen menjadi 21.245 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, terjadi penurunan sedikit sebesar 8,4 persen menjadi 19.460 rupiah, sebelum kembali naik sebesar 22,6 persen menjadi 23.850 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022, pengeluaran sedikit turun sebesar 1,1 persen menjadi 23.592 rupiah, kemudian mengalami kenaikan tertinggi sebesar 33,8 persen menjadi 31.573 rupiah pada tahun 2023, sebelum turun sedikit sebesar 3,6 persen pada tahun 2024.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat menempati peringkat ke-9 dari 11 wilayah untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan Kota Jambi (peringkat 1) dengan pengeluaran 72.165 rupiah per kapita per bulan, Kota Sungai Penuh (peringkat 2) dengan 59.057 rupiah, Kabupaten Kerinci (peringkat3) dengan58.329 rupiah, Kabupaten Bungo (peringkat4) dengan56.037 rupiah, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (peringkat5) dengan38.493 rupiah. Beberapa wilayah di provinsi ini mengalami kenaikan pengeluaran kecantikan tahun 2024, seperti Kota Jambi (18,2 persen) dan Kabupaten Kerinci (32,1 persen), sementara yang lain mengalami penurunan seperti Kota Sungai Penuh (-7,3 persen) dan Kabupaten Sarolangun (-36,7 persen).
Kota Jambi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Jambi tahun 2024 sebesar 1.253.404 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 31,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 950.293 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kota Jambi tahun 2024 sebesar 2.122.039 rupiah, hanya naik sedikit sebesar 0,2 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Jambi tahun 2024 sebesar 868.635 rupiah, naik sebesar13,3 persen dari tahun sebelumnya. Kota Jambi menempati peringkat 1 di provinsi Jambi untuk pengeluaran bukan makanan dan total makanan serta bukan makanan, dan peringkat2 untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa masyarakat Kota Jambi memiliki daya beli yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi ini.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Periode 2013-2024)
Kota Sungai Penuh
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Sungai Penuh tahun 2024 sebesar738.989 rupiah, naik sebesar11,5 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai662.641 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kota Sungai Penuh tahun2024 sebesar1.526.908 rupiah, turun sedikit sebesar-4,2 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Sungai Penuh tahun2024 sebesar787.919 rupiah, naik sebesar14,1 persen dari tahun sebelumnya. Kota Sungai Penuh menempati peringkat2 di provinsi Jambi untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat3 untuk total makanan dan bukan makanan, dan peringkat4 untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat di wilayah ini cukup tinggi meskipun mengalami penurunan pada total pengeluaran tahun2024.
Kabupaten Kerinci
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kerinci tahun2024 sebesar687.483 rupiah, naik sebesar19 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai577.932 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kabupaten Kerinci tahun2024 sebesar1.458.207 rupiah, turun sedikit sebesar-1,9 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Kerinci tahun2024 sebesar770.724 rupiah, naik sebesar3,6 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Kerinci menempati peringkat3 di provinsi Jambi untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat4 untuk total makanan dan bukan makanan, dan peringkat5 untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini cukup signifikan dibandingkan wilayah lain di provinsi.
Kabupaten Bungo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Bungo tahun2024 sebesar679.372 rupiah, naik sebesar9,3 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai621.326 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kabupaten Bungo tahun2024 sebesar1.553.783 rupiah, naik sebesar5 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Bungo tahun2024 sebesar874.411 rupiah, naik sebesar31,3 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Bungo menempati peringkat4 di provinsi Jambi untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat2 untuk total makanan dan bukan makanan, dan peringkat1 untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah ini memiliki alokasi pengeluaran makanan yang paling tinggi di provinsi Jambi.