Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2024 mencapai 30.436 Rupiah. Angka ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun 2023 yang sempat mencatatkan pengeluaran tertinggi sepanjang periode data 2018-2024 sebesar 31.573 Rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Persentase Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan untuk Makanan di Perdesaan Periode 2013-2023)
Sepanjang tujuh tahun periode data, pengeluaran kecantikan wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 angka naik 22,6 persen dari tahun sebelumnya, kemudian turun sedikit sebesar 8,4 persen pada tahun 2020. Kembali naik 22,6 persen pada tahun 2021, turun sedikit 1,1 persen pada 2022, lalu naik 33,8 persen pada 2023 sebelum akhirnya turun sedikit pada tahun terakhir.
Berdasarkan komposisi pengeluaran rumah tangga, nilai pengeluaran kecantikan setara dengan 16,5 persen dari pengeluaran perawatan, 58,5 persen dari pengeluaran sabun mandi, 21 persen dari pengeluaran makanan jadi, serta 21,1 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita setiap bulan. Secara keseluruhan pengeluaran kecantikan hanya menyumbang 2,48 persen dari total rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa rumah tangga di wilayah ini.
Untuk peringkat seprovinsi Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat berada di urutan ke 9 dari total 11 kabupaten dan kota pada tahun 2024. Posisi ini sama dengan posisi ranking tahun sebelumnya. Di atas wilayah ini berturut-turut adalah Kota Jambi dengan pengeluaran kecantikan 72.165 Rupiah, Kota Sungai Penuh 59.057 Rupiah, Kabupaten Kerinci 58.329 Rupiah, serta Kabupaten Bungo 56.037 Rupiah.
Kota Jambi
Kota Jambi menempati urutan pertama seluruh wilayah di Provinsi Jambi untuk kategori pengeluaran per kapita bukan makanan pada tahun 2024 dengan nilai mencapai 1.253.404 Rupiah per kapita per bulan. Angka ini naik 31,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya wilayah dengan pertumbuhan pengeluaran bukan makanan tertinggi seprovinsi. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, Kota Jambi juga tetap berada di peringkat pertama dengan nilai 2.122.039 Rupiah, meski hanya mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,2 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Televisi Kabel Kota dan Desa Periode 2013-2024)
Kabupaten Bungo
Kabupaten Bungo menduduki peringkat kedua seprovinsi untuk total pengeluaran rumah tangga pada tahun 2024 dengan nilai 1.553.783 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan kenaikan 5 persen untuk total pengeluaran, serta menjadi wilayah dengan pengeluaran makanan tertinggi se-Jambi sebesar 874.411 Rupiah yang naik 31,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Bungo berada di urutan keempat seprovinsi dengan nilai 679.372 Rupiah dan kenaikan 9,3 persen.
Kota Sungai Penuh
Kota Sungai Penuh menempati urutan kedua untuk pengeluaran bukan makanan seprovinsi Jambi pada tahun 2024 dengan nilai 738.989 Rupiah per kapita per bulan, setelah mengalami kenaikan 11,5 persen dari tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran rumah tangga keseluruhan, wilayah ini berada di peringkat ketiga dengan nilai 1.526.908 Rupiah yang mengalami penurunan sedikit sebesar 4,2 persen. Sementara untuk pengeluaran makanan, Kota Sungai Penuh berada di urutan keempat dengan nilai 787.919 Rupiah dan kenaikan 14,1 persen.
Kabupaten Kerinci
Kabupaten Kerinci menduduki urutan ketiga untuk kategori pengeluaran bukan makanan seprovinsi Jambi pada tahun 2024 dengan nilai mencapai 687.483 Rupiah per kapita per bulan, setelah mencatatkan kenaikan 19 persen dari tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran rumah tangga keseluruhan, wilayah ini berada di peringkat keempat dengan nilai 1.458.207 Rupiah yang mengalami penurunan sedikit sebesar 1,9 persen. Sementara untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Kerinci berada di urutan kelima seprovinsi dengan nilai 770.724 Rupiah dan kenaikan 3,6 persen.