Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Nabire pada tahun 2024 sebesar 296826 rupiah per kapita per bulan, sedikit turun 5.3% dari tahun sebelumnya yang sebesar 313478 rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya turun 16652 rupiah. Di provinsi Papua Tengah, kabupaten ini berada di urutan ke-4, di pulau Papua urutan ke-19, dan se-Indonesia urutan ke-139.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Selatan 2024 - 2024)
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Nabire menunjukkan fluktuasi yang jelas. Tahun 2018 sebesar 233276 rupiah, naik signifikan ke 388185 rupiah pada 2019 (66.4%), sedikit turun ke 328204 rupiah pada 2020 (-15.5%), naik lagi ke 387761 rupiah pada 2021 (18.1%), turun ke 320898 rupiah pada 2022 (-17.2%), sedikit turun ke 313478 rupiah pada 2023 (-2.3%), dan turun lagi ke 296826 rupiah pada 2024 (-5.3%). Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2019, dan sejak tahun 2021 terus mengalami penurunan bertahap.
Data pendukung dari BPS menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat Kabupaten Nabire untuk aneka barang dan jasa didominasi oleh beberapa kategori. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi sebesar 189178 rupiah, rokok dan tembakau sebesar 171467 rupiah, sabun mandi sebesar 85359 rupiah, perawatan sebesar 82509 rupiah, dan kecantikan sebesar 36474 rupiah. Kategori ini menyumbang sebagian besar dari total pengeluaran aneka barang dan jasa di kabupaten ini.
Perbandingan dengan lima kabupaten lain di provinsi Papua Tengah menunjukkan variasi yang signifikan. Kabupaten Mimika memiliki pengeluaran tertinggi sebesar 533260 rupiah per kapita per bulan, sedikit turun 15.4% dari tahun sebelumnya. Kabupaten Puncak Jaya sebesar 529794 rupiah, naik 15.4% dari tahun sebelumnya. Kabupaten Intan Jaya sebesar 321647 rupiah, sedikit turun 9.2% dari tahun sebelumnya. Kabupaten Nabire sebesar 296826 rupiah, sedikit turun 5.3% dari tahun sebelumnya. Kabupaten Paniai sebesar 258497 rupiah, naik 67.3% dari tahun sebelumnya. Rank Kabupaten Nabire tetap di urutan ke-4 seperti tahun sebelumnya, tidak ada perubahan posisi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Nabire pada tahun 2024 sebesar 840637 rupiah, naik 23.8% dari tahun sebelumnya yang sebesar 678847 rupiah. Di provinsi Papua Tengah, kabupaten ini berada di urutan ke-3, di bawah Kabupaten Puncak Jaya (919773 rupiah, sedikit turun 21.7%) dan Kabupaten Mimika (850183 rupiah, naik 12.7%). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Nabire pada tahun 2024 sebesar 1636282 rupiah, sedikit turun 9.7% dari tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pulau Taliabu | 2015 - 2024)
Kabupaten Puncak Jaya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Puncak Jaya pada tahun 2024 sebesar 2808386 rupiah, sedikit turun 7.6% dari tahun sebelumnya yang sebesar 3040167 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di kabupaten ini mencapai 1888613 rupiah, naik 5.1% dari tahun sebelumnya, menjadi yang tertinggi di provinsi Papua Tengah. Sementara itu, pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 919773 rupiah, sedikit turun 21.7% dari tahun sebelumnya, tetap berada di urutan ke-1 di provinsi. Kombinasi pengeluaran makanan dan bukan makanan membuat kabupaten ini tetap menjadi peringkat pertama di provinsi Papua Tengah untuk kategori tersebut.
Kabupaten Mimika
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Mimika pada tahun 2024 sebesar 1735786 rupiah, sedikit turun 21.9% dari tahun sebelumnya yang sebesar 2222861 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 885603 rupiah, naik 16.4% dari tahun sebelumnya, berada di urutan ke-3 di provinsi. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 850183 rupiah, naik 12.7% dari tahun sebelumnya, berada di urutan ke-2 di provinsi. Meskipun total pengeluaran turun secara signifikan, peningkatan pengeluaran makanan dan bukan makanan menunjukkan adanya alokasi dana yang tetap konsisten untuk kebutuhan tersebut.
Kabupaten Intan Jaya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Intan Jaya pada tahun 2024 sebesar 1374300 rupiah, sedikit turun 42.4% dari tahun sebelumnya yang sebesar 2385703 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 961810 rupiah, naik 61% dari tahun sebelumnya, berada di urutan ke-2 di provinsi. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 412490 rupiah, naik 61.2% dari tahun sebelumnya, berada di urutan ke-4 di provinsi. Peningkatan pengeluaran makanan dan bukan makanan yang signifikan menunjukkan bahwa masyarakat mengalokasikan lebih banyak dana untuk kebutuhan ini meskipun total pengeluaran turun.
Kabupaten Paniai
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Paniai pada tahun 2024 sebesar 862430 rupiah, sedikit turun 11.6% dari tahun sebelumnya yang sebesar 975663 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 514642 rupiah, naik 9.2% dari tahun sebelumnya, berada di urutan ke-8 di provinsi. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 347787 rupiah, naik 56.6% dari tahun sebelumnya, berada di urutan ke-6 di provinsi. Peningkatan pengeluaran bukan makanan yang signifikan menunjukkan adanya pergeseran alokasi dana masyarakat ke arah kebutuhan selain makanan.