- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Barbados pada 2024 tercatat sebesar 2.23 unit, sama persis dengan nilai tahun 2023. Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), nilai ini menunjukkan stagnasi setelah mengalami penurunan sebesar 6.04% dari puncak tahun 2021 (2.38 unit). Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (sekitar 2.23 unit) dan rata-rata lima tahun terakhir (2.28 unit), nilai 2024 berada di bawah rata-rata lima tahun, menunjukkan kondisi ekonomi PPP Barbados dalam tiga tahun terakhir lebih buruk dibandingkan tren lima tahun.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Barbados terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2025)
Sepanjang 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai PPP tertinggi Barbados terjadi pada 2021 (2.38 unit) dan terendah pada 2016 (2.17 unit). Anomali terjadi pada tahun 2020, di mana nilai PPP melonjak sebesar 5.7% dari 2.19 unit (2019) ke 2.32 unit, jauh di atas rata-rata pertumbuhan tahunan 10 tahun terakhir (sekitar 0.004%). Anomali ini merupakan lonjakan tajam yang tidak terlihat pada tahun-tahun sebelumnya yang hanya mengalami perubahan kecil (di bawah 2% per tahun).
Secara peringkat regional di Karibia, Barbados tetap berada di peringkat 5 pada 2024, sama seperti tahun 2023 dan tahun-tahun sebelumnya sejak 2017. Tidak ada perubahan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan posisi Barbados tetap stabil di antara negara-negara Karibia lain.
IMF memproyeksikan nilai PPP Barbados akan mengalami kontraksi sebesar 0.36% pada 2025, yang berarti nilai PPP akan menurun sedikit dari 2.23 unit menjadi 2.226 unit. Setelah kontraksi kecil ini, proyeksi menunjukkan pertumbuhan bertahap mulai dari 2026 hingga 2030: 0.63% pada 2026, 1.07% pada 2027, 0.84% pada 2028, 1.05% pada 2029, dan 1% pada 2030, mencapai nilai 2.33 unit pada akhir periode proyeksi. Ini menunjukkan kondisi ekonomi PPP akan membaik setelah kontraksi kecil di 2025.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Thailand 2015 - 2024)
Dibandingkan negara-negara Karibia berdekatan, Barbados (peringkat 5) berada di bawah Trinidad dan Tobago (peringkat 4) dan Republik Dominika (peringkat 3), tetapi di atas Saint Kitts dan Nevis (peringkat7) dan Saint Lucia (peringkat10). Peringkat Barbados tetap stabil dibandingkan tahun terakhir, berbeda dengan Haiti yang berada di peringkat 2 dengan pertumbuhan PPP ekstrem sebesar 26% akibat devaluasi mata uang dan inflasi tinggi, serta Jamaica di peringkat1 dengan pertumbuhan PPP stabil sebesar 3.74%.
Nilai PPP Barbados menunjukkan fluktuasi yang jelas selama 10 tahun terakhir: periode 2015-2019 nilai berfluktuasi di kisaran 2.16-2.21 unit dengan perubahan tahunan kecil (pertumbuhan atau penurunan di bawah 2%). Kemudian terjadi lonjakan tajam pada 2020-2021, diikuti penurunan tajam pada 2022, dan stagnasi pada 2023-2024. Fluktuasi ini mencerminkan dampak pandemi COVID-19: lonjakan 2020-2021 akibat pemulihan pariwisata dan belanja pemerintah, sedangkan penurunan 2022 akibat inflasi global dan gangguan rantai pasokan.