Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Agam tahun 2024, persentase penduduk miskin mencapai 6,83 persen, naik 3,48 persen dibanding 2023. Jumlah penduduk miskin 34.820 orang, naik 4,22 persen, sementara jumlah penduduk keseluruhan 532.178 jiwa, naik 0,9 persen. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan ke-362, rank pulau Sumatera ke-114.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Bantaeng 2018 - 2024)
Data historis 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan Agam tertinggi di 2006 (13,93 persen) dan terendah di 2022 (6,22 persen). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di 2006 (4,27 persen) dan terendah di 2008 (-11,04 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) 6,55 persen, lebih tinggi dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) 6,65 persen, menunjukkan sedikit kenaikan kemiskinan.
Dibanding kabupaten tetangga di Sumatera Barat, posisi kemiskinan Agam berada di tengah. Hanya Kabupaten Padang Pariaman yang memiliki persentase kemiskinan lebih rendah (6,27 persen), sementara yang lain seperti Pasaman Barat (7 persen) dan Solok (7,31 persen) lebih tinggi.
Kabupaten Lima Puluh Kota
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-355, sedikit lebih baik dari Agam. Persentase kemiskinan 6,92 persen, naik 1,76 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 27.720 orang, lebih sedikit dari Agam. Pendapatan per kapita mencapai 51,99 juta rupiah per tahun, lebih tinggi dari Agam, sedangkan garis kemiskinan 582,79 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 5,37 persen. Jumlah penduduk keseluruhan 400.795 jiwa, jauh lebih sedikit dari Agam.
Kabupaten Padang Pariaman
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-391, lebih buruk dari Agam. Persentase kemiskinan 6,27 persen, turun sedikit (-0,63 persen) dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 26.760 orang, lebih sedikit dari Agam. Pendapatan per kapita 58,39 juta rupiah per tahun, tertinggi di antara kabupaten tetangga Agam. Garis kemiskinan 580,39 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 5,88 persen. Jumlah penduduk 457.532 jiwa, lebih sedikit dari Agam.
(Baca: Update Harga Emas Hari Ini Naik Menjadi Rp3,06 Juta)
Kabupaten Pasaman Barat
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-347, lebih baik dari Agam. Persentase kemiskinan 7 persen, naik 3,22 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 34.600 orang, hampir sama dengan Agam. Pendapatan per kapita 46,26 juta rupiah per tahun, lebih rendah dari Agam. Garis kemiskinan 657,35 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 10,25 persen, yang merupakan pertumbuhan tertinggi di antara tetangga Agam. Jumlah penduduk 449.677 jiwa, lebih sedikit dari Agam.
Kabupaten Pasaman
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-366, sedikit lebih buruk dari Agam. Persentase kemiskinan 6,74 persen, turun sedikit (-0,88 persen) dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 20.010 orang, paling sedikit di antara tetangga Agam. Pendapatan per kapita 38,25 juta rupiah per tahun, paling rendah di antara tetangga. Garis kemiskinan 515,61 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 9,08 persen. Jumlah penduduk 312.363 jiwa, paling sedikit di antara tetangga Agam.
Kabupaten Solok Selatan
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-374, lebih buruk dari Agam. Persentase kemiskinan 6,56 persen, naik 3,53 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 12.330 orang, paling sedikit di antara tetangga Agam. Pendapatan per kapita 38,91 juta rupiah per tahun, hampir sama dengan Pasaman. Garis kemiskinan 551,34 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 6,85 persen. Jumlah penduduk 181.869 jiwa, paling sedikit di antara semua tetangga Agam.
Kabupaten Solok
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-335, paling baik di antara tetangga Agam. Persentase kemiskinan 7,31 persen, naik 3,11 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 28.180 orang, lebih sedikit dari Agam. Pendapatan per kapita 44,81 juta rupiah per tahun, lebih rendah dari Agam. Garis kemiskinan 569,61 ribu rupiah per kapita per bulan, naik 6,89 persen. Jumlah penduduk 411.053 jiwa, lebih sedikit dari Agam.