Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Lebak tahun 2025 mencapai 34112 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 13,9 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode 2018 hingga 2025, catatan pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini menunjukkan pergerakan naik turun setiap tahun tanpa pola peningkatan konsisten.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Bondowoso | 2025)
Nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2025 hanya setara dengan 18,2 persen dari rata-rata pengeluaran kecantikan per kapita di wilayah ini, dan hanya 12,8 persen dari pengeluaran sabun mandi bulanan. Jika dibandingkan total pengeluaran barang dan jasa umum, alokasi untuk perawatan kulit hanya menyumbang 18,2 persen dari total pengeluaran warga Kabupaten Lebak setiap bulannya.
Sepanjang 8 tahun data yang tercatat, pengeluaran tertinggi untuk perawatan kulit di Kabupaten Lebak tercatat pada tahun 2022 dengan nilai 41041 Rupiah per kapita per bulan. Sementara pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2019 dengan nilai 30398 Rupiah. Terdapat anomali pada tahun 2020 dimana terjadi kenaikan sebesar 26,1 persen secara signifikan setelah sebelumnya terjadi penurunan pada tahun 2019.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Banten, Kabupaten Lebak berada di urutan ke 8 dari seluruh 8 kabupaten dan kota yang ada di provinsi tersebut. Urutan teratas ditempati oleh Kota Tangerang Selatan dengan pengeluaran perawatan kulit tahun 2025 mencapai 176867 Rupiah, disusul Kota Cilegon 108983 Rupiah, Kota Tangerang 107159 Rupiah, Kabupaten Serang 59113 Rupiah dan Kota Serang 41176 Rupiah.
Kabupaten Lebak
Untuk kategori pengeluaran total per kapita makanan dan bukan makanan, Kabupaten Lebak menempati urutan ke 7 se-provinsi Banten tahun 2025 dengan nilai total 1305350 Rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini merupakan salah satu pertumbuhan tertinggi kedua di seluruh wilayah Banten tahun 2025, hanya berada dibawah Kabupaten Pandeglang.
(Baca: Jumlah Pekerja di Sektor Industri Pengolahan Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di di Papua Barat | 2025)
Kota Tangerang Selatan
Sebagai wilayah dengan peringkat teratas di provinsi Banten, Kota Tangerang Selatan mencatat total pengeluaran per kapita sebesar 2774545 Rupiah per bulan tahun 2025. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun mengalami penurunan, nilai total pengeluaran di wilayah ini masih lebih dari dua kali lipat dibandingkan nilai total pengeluaran yang tercatat di Kabupaten Lebak pada periode yang sama.
Kota Cilegon
Kota Cilegon menempati urutan ketiga untuk total pengeluaran per kapita se-provinsi Banten dengan nilai 2233417 Rupiah per kapita per bulan tahun 2025. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran perawatan kulit, Kota Cilegon juga mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 36,9 persen pada tahun 2025 dibandingkan seluruh wilayah lain di Banten.
Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Pandeglang berada satu peringkat dibawah Kabupaten Lebak untuk total pengeluaran keseluruhan, namun mencatat pertumbuhan tertinggi se-provinsi Banten sebesar 7,3 persen tahun 2025. Untuk kategori pengeluaran perawatan kulit, wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 23,8 persen tahun 2025, menjadi satu-satunya wilayah selain Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan yang mencatat kenaikan untuk kategori ini pada periode tahun terakhir.