Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Bondowoso pada tahun 2025 mencapai 40179 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 10,5 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode 2018 sampai 2025, tercatat pergerakan nilai pengeluaran ini mengalami kenaikan dan penurunan secara bergantian setiap tahunnya.
(Baca: Harga Tembaga Naik Menuju Level US$6,61 /Pon (Senin, 10 Agustus 2026))
Sepanjang delapan tahun data tercatat, pengeluaran terendah terjadi pada tahun 2019 dengan nilai 18595 Rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun tersebut, secara umum nilai pengeluaran menunjukkan arah kenaikan meski terjadi penurunan sedikit pada tahun 2020 dan 2022. Pada tahun 2021 terjadi kenaikan tertinggi sepanjang periode yaitu sebesar 34,8 persen dari tahun sebelumnya.
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 19,8 persen dari total pengeluaran per kapita untuk kategori kecantikan, dan sekitar 7,9 persen dari total pengeluaran bukan makanan per kapita Kabupaten Bondowoso. Jika dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi, nilai pengeluaran perawatan kulit ini mencapai 19,9 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita per bulan.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Jawa Timur, Kabupaten Bondowoso menempati urutan ke 33 dari total 38 kabupaten dan kota di provinsi ini. Peringkat ini sama dengan posisi pada tahun sebelumnya. Lima wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi tahun 2025 secara berurutan adalah Kota Surabaya, Kota Madiun, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kota Malang. Kota Surabaya mencatat pengeluaran mencapai 151993 Rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 47,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kota Surabaya
Kota Surabaya secara konsisten menempati peringkat pertama se-Jawa Timur untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2025, total pengeluaran per kapita bulanan mencapai 3116316 Rupiah, dengan rincian pengeluaran makanan sebesar 1214037 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan sebesar 1902278 Rupiah. Pertumbuhan total pengeluaran Kota Surabaya tahun 2025 tercatat sebesar 10 persen, menjadikan wilayah ini sebagai wilayah dengan daya beli tertinggi di Jawa Timur.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Yahukimo 1,78 Persen)
Kota Malang
Kota Malang menempati peringkat kedua se-provinsi Jawa Timur untuk total pengeluaran masyarakat tahun 2025. Wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita bulanan sebesar 2180013 Rupiah, dengan penurunan sedikit sebesar 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan masyarakat Kota Malang mencapai 828280 Rupiah per kapita per bulan, sementara pengeluaran bukan makanan tercatat sebesar 1351733 Rupiah dengan penurunan sebesar 3,2 persen dari tahun 2024.
Kabupaten Bondowoso
Kabupaten Bondowoso menempati urutan ke 32 untuk kategori total pengeluaran masyarakat se-provinsi Jawa Timur tahun 2025. Total pengeluaran per kapita bulanan wilayah ini tercatat sebesar 1134109 Rupiah, dengan penurunan sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan masyarakat Kabupaten Bondowoso mencapai 635187 Rupiah per kapita per bulan, sementara pengeluaran bukan makanan tercatat sebesar 498922 Rupiah dengan penurunan sebesar 0,7 persen dari tahun 2024.
Kabupaten Sampang
Kabupaten Sampang menempati urutan paling bawah yaitu peringkat 38 se-provinsi Jawa Timur untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat tahun 2025. Total pengeluaran per kapita bulanan wilayah ini hanya tercatat sebesar 879273 Rupiah, hampir tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan masyarakat Kabupaten Sampang mencapai 536267 Rupiah per kapita per bulan, sementara pengeluaran bukan makanan tercatat sebesar 343006 Rupiah dengan penurunan sedikit sebesar 0,6 persen dari tahun 2024.