Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Seruyan pada tahun 2024 mencapai 84929 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 24,8 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 68070 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, tercatat hanya terjadi satu kali penurunan yaitu pada tahun 2023 sebesar 10,1 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1 di Pasar Tradisional Periode Mei 2025-2026)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini setara dengan 162,4 persen dari rata-rata pengeluaran kecantikan per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Seruyan. Apabila dibandingkan dengan pengeluaran lain, biaya perawatan kulit menyumbang 20,7 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa, 40,3 persen dari pengeluaran makanan jadi, 36,4 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau, serta 73,8 persen dari pengeluaran sabun mandi setiap bulannya.
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, pengeluaran untuk perawatan kulit di wilayah ini menunjukkan kecenderungan naik secara berkelanjutan kecuali pada tahun 2023. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebesar 38,6 persen. Rata-rata pertumbuhan tahunan dalam lima tahun terakhir mencapai 17,18 persen per tahun, sedangkan rata-rata tiga tahun terakhir tercatat sebesar 17,77 persen pertumbuhan per tahun.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Seruyan menempati urutan ketiga untuk nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Dua wilayah yang berada di atas Kabupaten Seruyan adalah Kabupaten Barito Selatan dengan nilai 94861 rupiah dan Kabupaten Lamandau sebesar 88250 rupiah. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 81 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan peringkat 13 skala Pulau Kalimantan.
Kabupaten Barito Selatan
Kabupaten Barito Selatan mencatatkan nilai pengeluaran perawatan kulit tertinggi se-Kalimantan Tengah pada tahun 2024 sebesar 94861 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini juga mengalami kenaikan pengeluaran perawatan kulit tertinggi sebesar 101,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, jauh melampaui pertumbuhan wilayah lain di provinsi yang sama. Untuk pengeluaran total bukan makanan, Barito Selatan berada di urutan 11 seprovinsi dengan nilai 575569 rupiah pada tahun 2024, atau mengalami kenaikan sedikit sebesar 3,4 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Soppeng 114,51 Ribu dan Angka Pengangguran 3,33%)
Kabupaten Lamandau
Sebagai wilayah peringkat kedua pengeluaran perawatan kulit seprovinsi, Lamandau mencatatkan nilai 88250 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Berbeda dengan sebagian besar wilayah lain, Lamandau justru mengalami penurunan sedikit sebesar 3 persen untuk pengeluaran perawatan kulit dibandingkan tahun 2023. Untuk total pengeluaran per kapita seluruh kategori, Lamandau masih menempati urutan pertama se-Kalimantan Tengah dengan nilai 2076552 rupiah per bulan pada tahun 2024.
Kabupaten Gunung Mas
Kabupaten Gunung Mas berada tepat di bawah Kabupaten Seruyan di urutan keempat seprovinsi untuk pengeluaran perawatan kulit, dengan nilai 84649 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mengalami kenaikan sebesar 17,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran makanan, Gunung Mas menempati urutan keenam seprovinsi dengan nilai 875324 rupiah per bulan, atau mengalami kenaikan sebesar 11,4 persen dari tahun 2023.
Kota Palangkaraya
Sebagai ibu kota provinsi, Kota Palangkaraya menempati urutan keenam se-Kalimantan Tengah untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 80844 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami kenaikan sebesar 15,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Palangkaraya juga menjadi wilayah dengan pengeluaran bukan makanan tertinggi seprovinsi yaitu sebesar 1092813 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 6,5 persen dari tahun sebelumnya.