Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan di Kabupaten Takalar tahun 2024 sebesar 26.173 Rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 24,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 34.652 Rupiah. Selisih pengeluaran kecantikan dengan tahun sebelumnya adalah minus 8.478 Rupiah, menunjukkan penurunan yang cukup signifikan pada tahun ini. Pengeluaran kecantikan ini menyumbang sekitar 17,3 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 151.331 Rupiah, dan sekitar 48,9 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan yang sebesar 53.487 Rupiah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Riau 2015 - 2024)
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan di Kabupaten Takalar menunjukkan pola naik turun yang jelas. Tahun 2019, pengeluaran turun drastis sebesar 34,8 persen dari tahun 2018, sebelum mengalami peningkatan sedikit selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2022. Tahun 2023 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi dalam periode ini, mencapai 34.652 Rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan sebesar 45,5 persen dibandingkan tahun 2022. Namun, tahun 2024 mengalami penurunan kembali yang cukup besar, sehingga membuat pengeluaran kecantikan berada di bawah rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) yang sekitar 30.861 Rupiah.
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pengeluaran kecantikan di Kabupaten Takalar tahun 2024 jauh lebih rendah dibandingkan beberapa kategori pengeluaran lain. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi adalah 147.189 Rupiah, yang sepuluh kali lebih tinggi daripada pengeluaran kecantikan. Pengeluaran untuk rokok dan tembakau mencapai 99.963 Rupiah, juga lebih besar dari pengeluaran kecantikan. Pengeluaran untuk sabun mandi sebesar 39.298 Rupiah, yang juga lebih tinggi daripada pengeluaran kecantikan tahun ini. Pengeluaran total per kapita sebulan untuk aneka barang jasa adalah 151.331 Rupiah, sehingga pengeluaran kecantikan hanya menyumbang sebagian kecil dari total pengeluaran barang jasa tersebut.
Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kabupaten Takalar pada peringkat ke-16 di antara 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan pengeluaran kecantikan per kapita sebulan tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan lima kabupaten/kota teratas di provinsi, yaitu Kota Parepare (peringkat 1) dengan pengeluaran 77.324 Rupiah dan pertumbuhan 15,8 persen, Kota Palopo (peringkat 2) dengan 65.640 Rupiah dan pertumbuhan 26,8 persen, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (peringkat3) dengan 57.622 Rupiah dan pertumbuhan 10,2 persen, Kota Makassar (peringkat4) dengan56.196 Rupiah dan pertumbuhan20,6 persen, serta Kabupaten Luwu Timur (peringkat5) dengan49.339 Rupiah dan penurunan2,4 persen. Kabupaten Takalar juga berada di peringkat ke-51 di seluruh pulau Sulawesi dan ke-364 di seluruh Indonesia untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun ini.
Kota Makassar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Makassar tahun 2024 sebesar 1.012.020 Rupiah, dengan pertumbuhan 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 mencapai 1.803.702 Rupiah, mengalami penurunan 3,6 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Makassar tahun 2024 adalah 791.682 Rupiah, dengan pertumbuhan 5,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Makassar menempatkan diri pada peringkat ke-1 di provinsi untuk ketiga kategori pengeluaran ini, menunjukkan posisinya sebagai pusat ekonomi terbesar di Sulawesi Selatan.
(Baca: Perbandingan Pengeluaran Kelompok nan di Kabupaten Buton Tengah Tahun 2025)
Kota Parepare
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Parepare tahun 2024 sebesar 914.616 Rupiah, dengan pertumbuhan yang cukup tinggi sebesar 28,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 mencapai 1.535.908 Rupiah, mengalami penurunan 11,2 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Parepare tahun 2024 adalah 621.292 Rupiah, dengan pertumbuhan 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Parepare berada di peringkat ke-2 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-3 untuk pengeluaran total, dan peringkat ke-11 untuk pengeluaran makanan di provinsi Sulawesi Selatan.
Kota Palopo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Palopo tahun 2024 sebesar 822.375 Rupiah, dengan pertumbuhan 21,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 mencapai 1.583.231 Rupiah, mengalami penurunan 9 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Palopo tahun 2024 adalah 760.855 Rupiah, dengan pertumbuhan yang signifikan sebesar 24,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Palopo menempati peringkat ke-3 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-2 untuk pengeluaran total, dan peringkat ke-2 untuk pengeluaran makanan di provinsi Sulawesi Selatan.
Kabupaten Luwu Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Luwu Timur tahun 2024 sebesar 701.298 Rupiah, dengan pertumbuhan 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 mencapai 1.379.043 Rupiah, mengalami penurunan 10,7 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Luwu Timur tahun 2024 adalah 677.746 Rupiah, dengan pertumbuhan 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Luwu Timur berada di peringkat ke-4 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-7 untuk pengeluaran total, dan peringkat ke-8 untuk pengeluaran makanan di provinsi Sulawesi Selatan.