Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di kabupaten bengkayang tahun 2024 sebesar 221.915 rupiah per kapita per bulan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 264.571 rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai minus 42.656 rupiah per kapita per bulan. Di provinsi kalimantan barat, kabupaten bengkayang menempati peringkat ke-10 dari 14 kabupaten/kota dalam kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Landak | 2024)
Mari kita lihat perkembangan historis pengeluaran aneka barang dan jasa di kabupaten bengkayang selama tujuh tahun terakhir. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 123.657 rupiah per kapita per bulan, lalu naik menjadi 146.698 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2019 dengan pertumbuhan 18,6 persen. Pada tahun 2020, pengeluaran sedikit turun menjadi 141.074 rupiah per kapita per bulan dengan penurunan 3,8 persen. Tahun 2021 menunjukkan kenaikan signifikan menjadi 169.779 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 20,3 persen.
Tahun 2022 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi selama periode 2018-2024, yaitu sebesar 233.215 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 37,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2023, pengeluaran naik lagi menjadi 264.571 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 13,4 persen. Namun, tahun 2024 mengalami penurunan yang cukup besar sebesar 16,1 persen, membuat pengeluaran turun ke level 221.915 rupiah per kapita per bulan.
Dari data pendukung, pengeluaran terbesar untuk kategori aneka barang dan jasa di kabupaten bengkayang adalah untuk rokok dan tembakau sebesar 131.073 rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh makanan jadi sebesar 161.445 rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran terkecil adalah untuk kecantikan sebesar 21.619 rupiah per kapita per bulan. Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), pengeluaran tahun 2024 lebih rendah sebesar sekitar 27.000 rupiah per kapita per bulan.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di kalimantan barat tahun 2024, kota pontianak memiliki pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi sebesar 410.811 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 9,3 persen. Kabupaten kapuas hulu berada di urutan kedua sebesar 363.248 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan tertinggi di provinsi sebesar 39,8 persen. Kabupaten sintang berada di urutan ketiga sebesar 272.472 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 18,3 persen. Kabupaten landak dan kabupaten ketapang berada di urutan keempat dan kelima dengan pengeluaran 267.235 dan 266.509 rupiah per kapita per bulan, masing-masing dengan penurunan sedikit sebesar 2,9 dan 4,5 persen.
Kota Pontianak
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kota pontianak tahun 2024 sebesar 1.192.431 rupiah, naik sebesar 23,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 962.620 rupiah. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 2.086.950 rupiah, naik sedikit sebesar 0,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 894.519 rupiah, naik sebesar 12,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota pontianak menempati peringkat pertama di kalimantan barat untuk ketiga kategori pengeluaran tersebut, menunjukkan daya beli masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat 2015 - 2024)
Kota Singkawang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kota singkawang tahun 2024 sebesar 759.547 rupiah, naik sedikit sebesar 0,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.534.917 rupiah, turun sebesar 11,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 775.370 rupiah, naik sedikit sebesar 0,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota singkawang menempati peringkat kedua di kalimantan barat untuk pengeluaran bukan makanan dan total makanan-bukan makanan, serta peringkat keempat untuk pengeluaran makanan.
Kabupaten Sintang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kabupaten sintang tahun 2024 sebesar 685.825 rupiah, naik sebesar 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.461.426 rupiah, turun sedikit sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 775.601 rupiah, naik sebesar 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten sintang menempati peringkat ketiga di kalimantan barat untuk ketiga kategori pengeluaran tersebut, menunjukkan pertumbuhan pengeluaran makanan yang cukup signifikan.
Kabupaten Kayong Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kabupaten kayong utara tahun 2024 sebesar 675.863 rupiah, naik sebesar 32,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.414.516 rupiah, turun sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan tahun 2024 sebesar 738.653 rupiah, naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten kayong utara menempati peringkat keempat di kalimantan barat untuk pengeluaran bukan makanan dan total makanan-bukan makanan, serta peringkat ketujuh untuk pengeluaran makanan.