Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Landak tahun 2024 mencapai 52.393 Rupiah, mengalami penurunan 21,8% dibanding tahun sebelumnya sebesar 66.967 Rupiah. Wilayah ini menempati rank ke-7 di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Barat dan rank ke-261 di seluruh Indonesia untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun ini. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai minus 14.574,7 Rupiah, yang menjadi salah satu penurunan terbesar di provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat 2015 - 2024)
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Landak menunjukkan fluktuasi yang signifikan. Tahun 2018, nilai pengeluaran adalah 23.947 Rupiah, kemudian naik 19,1% menjadi 28.514 Rupiah di tahun 2019. Tahun 2020, terjadi penurunan sedikit 16,4% menjadi 23.837 Rupiah, sebelum kembali naik 39,5% menjadi 33.252 Rupiah di 2021. Tahun 2022, pengeluaran naik 27% menjadi 42.243 Rupiah, dan mencapai nilai tertinggi pada tahun 2023 sebesar 66.967 Rupiah dengan pertumbuhan 58,5%. Pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 19,6% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah ini sebesar 267.235 Rupiah, dan lebih tinggi dibanding rata-rata pengeluaran untuk kecantikan sebesar 22.835 Rupiah.
Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota teratas di Kalimantan Barat untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024, Kabupaten Landak masih berada di posisi ke-7. Kota Pontianak menempati posisi pertama dengan nilai 100.158 Rupiah dan pertumbuhan 31,9% dari tahun sebelumnya, diikuti Kabupaten Kapuas Hulu (posisi kedua, 73.562 Rupiah, naik 10,3%), Kabupaten Sintang (posisi ketiga, 64.558 Rupiah, naik 19,4%), Kabupaten Ketapang (posisi keempat, 55.875 Rupiah, turun 12,3%), dan Kota Singkawang (posisi kelima, 54.081 Rupiah, turun 2,2%). Rank Kabupaten Landak di provinsi tetap sama dengan tahun sebelumnya, tidak mengalami pergeseran posisi.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Landak tahun 2024 mencapai 574.115 Rupiah, naik 19,3% dari tahun sebelumnya sebesar 481.407 Rupiah. Wilayah ini menempati rank ke-9 di provinsi, di bawah Kabupaten Sanggau (rank ke-8, 585.206 Rupiah) dan di atas Kabupaten Bengkayang (rank ke-10, 519.130 Rupiah). Pengeluaran bukan makanan ini jauh lebih tinggi dibanding pengeluaran perawatan kulit, menunjukkan bahwa perawatan kulit hanya menjadi bagian kecil dari pengeluaran non-makanan masyarakat Landak.
Kota Pontianak
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Kapuas Hulu | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Pontianak tahun 2024 mencapai 2.086.950 Rupiah, naik sedikit 0,2% dari tahun sebelumnya sebesar 2.082.556 Rupiah. Pengeluaran makanan di kota ini menjadi tertinggi di Kalimantan Barat dengan nilai 894.519 Rupiah, mengalami pertumbuhan 12,1% dibanding tahun 2023. Sementara itu, pengeluaran bukan makanan mencapai 1.192.431 Rupiah, naik 23,9% dari tahun sebelumnya, yang juga menjadi tertinggi di provinsi. Pengeluaran untuk perawatan kulit di Kota Pontianak juga menjadi yang terbesar di Kalimantan Barat dengan nilai 100.158 Rupiah per kapita per bulan, naik 31,9% dari tahun 2023, membuat kota ini tetap memegang rank 1 di provinsi untuk kategori ini.
Kabupaten Kapuas Hulu
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2024 adalah 1.402.411 Rupiah, turun 5,9% dari tahun sebelumnya sebesar 1.490.706 Rupiah. Pengeluaran makanan di kabupaten ini mencapai 751.981 Rupiah, naik 11,1% dari tahun 2023, dan berada di rank 6 di provinsi. Pengeluaran bukan makanan mencapai 650.429 Rupiah, naik 36,7% dari tahun sebelumnya, yang merupakan pertumbuhan tertinggi di antara kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat untuk kategori ini. Pengeluaran untuk perawatan kulit di sini mencapai 73.562 Rupiah per kapita per bulan, naik 10,3% dari tahun 2023, mempertahankan rank 2 di provinsi.
Kota Singkawang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Singkawang tahun 2024 adalah 1.534.917 Rupiah, turun 11,3% dari tahun sebelumnya sebesar 1.730.305 Rupiah. Pengeluaran makanan di kota ini mencapai 775.370 Rupiah, naik sedikit 0,6% dari tahun 2023, berada di rank 4 di provinsi. Pengeluaran bukan makanan mencapai 759.547 Rupiah, naik sedikit 0,3% dari tahun sebelumnya, yang merupakan pertumbuhan terendah di provinsi untuk kategori ini. Pengeluaran untuk perawatan kulit di sini mencapai 54.081 Rupiah per kapita per bulan, turun 2,2% dari tahun 2023, mempertahankan rank 5 di provinsi.
Kabupaten Sintang
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Sintang tahun 2024 adalah 1.461.426 Rupiah, turun 3,6% dari tahun sebelumnya sebesar 1.515.546 Rupiah. Pengeluaran makanan di kabupaten ini mencapai 775.601 Rupiah, naik 13,4% dari tahun 2023, berada di rank 3 di provinsi. Pengeluaran bukan makanan mencapai 685.825 Rupiah, naik 16,1% dari tahun sebelumnya, berada di rank 3 di provinsi. Pengeluaran untuk perawatan kulit di sini mencapai 64.558 Rupiah per kapita per bulan, naik 19,4% dari tahun 2023, mempertahankan rank 3 di provinsi.