Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Sabtu, 25 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (25/4/2026) pukul 07.42 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 32 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 135 detik.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Ringan karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 25 April 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 23 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 93-160 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-5 milimeter dan lama gempa 29-36 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 26 milimeter s-p 13 detik dan lama gempa 65 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.662 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 864 kali letusan.
(Baca: Ada Ratusan Bencana Alam sampai Awal April 2024, Banjir Terbanyak)