Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Bengkulu Selatan pada tahun 2024 mencapai 176.971 Rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data historis dari 2018 hingga 2023 menunjukkan fluktuasi yang jelas: pada 2019 pengeluaran naik sebesar 20,9 persen dari 2018, lalu turun 3,8 persen pada 2020, kembali turun 12,9 persen pada 2021, naik 13 persen pada 2022, dan naik 12,5 persen pada 2023. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2019, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada tahun 2021.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Aceh 2015 - 2024)
Data pendukung dari BPS menunjukkan beberapa komponen utama pengeluaran aneka barang dan jasa di wilayah ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau mencapai 131.667 Rupiah, menjadi komponen terbesar di antara yang tercatat. Diikuti oleh makanan jadi sebesar 145.818 Rupiah, sabun mandi sebesar 52.464 Rupiah, perawatan sebesar 33.842 Rupiah, dan kecantikan sebesar 25.148 Rupiah. Selisih pengeluaran tahun 2024 dengan 2023 adalah 6.129 Rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Bengkulu Selatan menempati peringkat ke-5 dalam pengeluaran aneka barang dan jasa di antara kabupaten/kota seprovinsi Bengkulu pada tahun 2024. Wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi adalah Kota Bengkulu dengan 438.907 Rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh Kabupaten Mukomuko (235.484 Rupiah), Kabupaten Bengkulu Utara (213.149 Rupiah), dan Kabupaten Bengkulu Tengah (177.967 Rupiah). Peringkat ini tetap sama seperti tahun sebelumnya, tidak ada perubahan posisi dalam urutan provinsi.
Secara nasional, Kabupaten Bengkulu Selatan berada di peringkat ke-402 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dan peringkat ke-120 di pulau Sumatera. Nilai pengeluarannya masih jauh di bawah rata-rata wilayah perkotaan seperti Kota Bengkulu, namun menunjukkan pertumbuhan yang stabil pada tahun 2024 setelah beberapa tahun fluktuasi.
Kota Bengkulu
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Jawa Barat 2018 - 2024)
Kota Bengkulu menjadi wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi Bengkulu untuk berbagai kategori pengeluaran. Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan mencapai 1.312.289 Rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 48,1 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 2.137.669 Rupiah per kapita sebulan, naik 7,7 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai 825.380 Rupiah per kapita sebulan, naik 14,2 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-2 di provinsi setelah Kabupaten Mukomuko.
Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Mukomuko menempati peringkat ke-2 di provinsi Bengkulu untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 dengan nilai 235.484 Rupiah per kapita sebulan, meskipun mengalami penurunan sebesar 4,2 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan mencapai 722.152 Rupiah, naik 22,1 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun 5,8 persen menjadi 1.557.162 Rupiah per kapita sebulan, namun pengeluaran untuk makanan naik 25,2 persen menjadi 835.011 Rupiah per kapita sebulan, menjadi yang tertinggi di provinsi.
Kabupaten Bengkulu Utara
Kabupaten Bengkulu Utara menempati peringkat ke-3 dalam pengeluaran aneka barang dan jasa di provinsi Bengkulu tahun 2024 dengan nilai 213.149 Rupiah per kapita sebulan, naik 4,3 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan mencapai 568.119 Rupiah, naik 17,4 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun 6,9 persen menjadi 1.279.655 Rupiah per kapita sebulan, sedangkan pengeluaran untuk makanan naik 16,1 persen menjadi 711.536 Rupiah per kapita sebulan, menempati peringkat ke-5 di provinsi.
Kabupaten Bengkulu Tengah
Kabupaten Bengkulu Tengah menempati peringkat ke-4 dalam pengeluaran aneka barang dan jasa di provinsi Bengkulu tahun 2024 dengan nilai 177.967 Rupiah per kapita sebulan, naik 4 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan mencapai 531.311 Rupiah, naik 11 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan turun 2,7 persen menjadi 1.247.457 Rupiah per kapita sebulan, sedangkan pengeluaran untuk makanan naik 22,8 persen menjadi 716.146 Rupiah per kapita sebulan, menempati peringkat ke-4 di provinsi.