Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Teluk Wondama pada tahun 2024 mencapai 121187 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 122425 Rupiah, dengan persentase perubahan sebesar minus 1 persen. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Tana Toraja | 2024)
Sepanjang rentang tahun 2018 hingga 2024, terjadi pergerakan nilai pengeluaran yang cukup besar. Pada tahun 2018 nilai awal tercatat 143297 Rupiah, lalu naik menjadi 199708 Rupiah pada 2019 dan mencapai pengeluaran tertinggi sebesar 228836 Rupiah pada tahun 2020. Setelah tahun 2020 terjadi penurunan sangat besar hingga angka 76437 Rupiah pada tahun 2021, sebelum kembali naik secara bertahap hingga tahun 2023.
Nilai pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 menyumbang sekitar 6,89 persen dari total rata-rata pengeluaran seluruh barang dan jasa per kapita per bulan di wilayah ini yang mencapai 216553 Rupiah. Jika dibandingkan dengan posisi di tingkat provinsi Papua Barat, Kabupaten Teluk Wondama berada di urutan ke 6 dari total 7 kabupaten yang tercatat pada data ini. Secara nasional, wilayah ini menempati urutan ke 437 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk perbandingan dengan wilayah lain di provinsi yang sama, lima kabupaten dengan pengeluaran makanan dan minuman jadi tertinggi tahun 2024 secara berturut-turut adalah Kabupaten Manokwari Selatan sebesar 214215 Rupiah, Kabupaten Manokwari 213790 Rupiah, Kabupaten Teluk Bintuni 177685 Rupiah, Kabupaten Kaimana 172307 Rupiah dan Kabupaten Fak Fak 136302 Rupiah. Dari seluruh kabupaten tersebut, hanya Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Fak Fak dan Kabupaten Teluk Wondama yang mengalami penurunan nilai pada tahun 2024.
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni mencatat total pengeluaran per kapita per bulan seluruh barang dan jasa sebesar 2392406 Rupiah pada tahun 2024, menjadikannya wilayah dengan pengeluaran tertinggi di seluruh Provinsi Papua Barat. Walaupun menempati urutan pertama, wilayah ini mengalami penurunan sebesar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus untuk pengeluaran makanan, wilayah ini juga masih berada di urutan pertama meskipun mengalami penurunan sebesar 10,9 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Selatan 2025)
Kabupaten Manokwari
Kabupaten Manokwari menempati urutan ketiga untuk total pengeluaran seluruh barang dan jasa di provinsi dengan nilai 2137560 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 3,2 persen untuk total pengeluaran, namun justru mencatat kenaikan sebesar 8,8 persen untuk kategori pengeluaran makanan. Untuk pengeluaran bukan makanan, wilayah ini tercatat mengalami penurunan sebesar 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Manokwari Selatan
Kabupaten Manokwari Selatan tercatat memiliki total pengeluaran per kapita sebesar 2153995 Rupiah pada tahun 2024 dan menempati urutan kedua di tingkat provinsi. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 4,6 persen untuk total pengeluaran, 4,3 persen untuk pengeluaran makanan dan 4,9 persen untuk pengeluaran bukan makanan. Semua kategori pengeluaran di wilayah ini mengalami kenaikan pada tahun 2024.
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Kaimana menempati urutan keempat untuk total pengeluaran seluruh barang dan jasa di Provinsi Papua Barat dengan nilai sebesar 1985631 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 6,1 persen untuk total pengeluaran, 8,1 persen untuk pengeluaran makanan dan 4,3 persen untuk pengeluaran bukan makanan. Dari seluruh wilayah yang dicatat, Kabupaten Kaimana memiliki pertumbuhan total pengeluaran tertinggi pada tahun 2024.