Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Kuningan pada tahun 2024 mencapai 201540 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 7,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 188105 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, nilai pengeluaran ini mengalami pergerakan naik turun dengan selisih antar tahun mencapai lebih dari 40 ribu rupiah pada beberapa periode.
(Baca: Statistik Tenaga Kependidikan SMP Sm Periode 2017-2024)
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 238459 rupiah per kapita per bulan. Sementara nilai terendah tercatat pada tahun 2019 yaitu sebesar 154231 rupiah. Terjadi anomali pada tahun 2020 dimana pengeluaran melonjak 46,3 persen dari tahun sebelumnya, menjadi kenaikan tertinggi sepanjang periode pengamatan.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 16,1 persen dari total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Kuningan pada tahun 2024. Nilai ini berada di bawah pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 115834 rupiah, juga di bawah pengeluaran untuk sabun mandi, perawatan serta kecantikan masyarakat per bulan.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Jawa Barat, Kabupaten Kuningan menempati urutan ke 22 dari total 27 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Posisi ini tetap sama dibandingkan peringkat tahun sebelumnya. Di atas Kabupaten Kuningan terdapat Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Subang, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung yang masing-masing mencatat nilai pengeluaran di atas 209 ribu rupiah per kapita.
Perbandingan Pengeluaran Total Masyarakat
Badan Pusat Statistik juga mencatat total pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Kuningan tahun 2024 mencapai 1250418 rupiah. Nilai ini menempatkan Kabupaten Kuningan pada urutan ke 25 se-provinsi Jawa Barat. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai total pengeluaran ini hanya mengalami kenaikan sangat sedikit sebesar 0,2 persen, menjadi salah satu pertumbuhan terendah di seluruh wilayah Jawa Barat.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Teluk Wondama | 2024)
Pengeluaran Kategori Bukan Makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, masyarakat Kabupaten Kuningan mencatat nilai 587762 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat untuk kategori ini pun tetap berada di urutan ke 22 se-provinsi Jawa Barat, tidak mengalami perubahan posisi dibandingkan data tahun 2023.
Pengeluaran Kategori Makanan Umum
Sementara untuk seluruh kategori makanan secara umum, pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Kuningan tercatat 662656 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat untuk kategori makanan umum ini menempati urutan ke 26 dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Secara keseluruhan selama lima tahun terakhir, rata-rata pengeluaran makanan dan minuman jadi di Kabupaten Kuningan berada pada angka 214912 rupiah per kapita per bulan. Nilai tahun 2024 masih berada di bawah rata-rata lima tahun tersebut. Pergerakan nilai pengeluaran ini juga selalu mengikuti pola perubahan harga barang konsumsi umum serta tingkat pendapatan masyarakat pedesaan yang dominan di wilayah ini.