Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Sumatera Utara pada 2024 tercatat 6,69% menjadi Rp166,1 miliar. Dalam delapan tahun terakhir, PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan menurut provinsi menunjukkan tren kenaikan dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan menurut provinsi juga ikut tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Sumatera Utara pernah terjadi pada 2022 dengan pertumbuhan sebesar 10,09%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 2,57%.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Lainnya Periode 2013-2024)
Daftar 10 Terbesar:
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di tanah air.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Pengadaan Air Pengelolaan Sampah Limbah dan Daur Ulang Periode 2013-2025)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Bali tercatat dengan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan terbanyak, yaitu Rp2.681,19 miliar. PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Bali saat ini setara dengan 19,59% dari total seluruh provinsi.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Kalimantan Tengah. Jumlah PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di provinsi ini dilaporkan Rp1.751,12 miliar. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan terlihat naik 8,69% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp1.611,11 miliar.
Berikutnya, PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Kalimantan Timur naik 2,88% menjadi Rp1.460,11 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Nusa Tenggara Barat naik 5,21% menjadi Rp1.449,31 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Kalimantan Barat turun 1,51% menjadi Rp750.73 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan jumlah tertinggi:
- Bali Rp2.681,19 miliar
- Kalimantan Tengah Rp1.751,12 miliar
- Kalimantan Timur Rp1.460,11 miliar
- Nusa Tenggara Barat Rp1.449,31 miliar
- Kalimantan Barat Rp750.73 miliar
- Banten Rp710.51 miliar
- Lampung Rp691.86 miliar
- Kalimantan Selatan Rp548.62 miliar
- Kalimantan Utara Rp504.92 miliar
- Jawa Timur Rp401.61 miliar