Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Jawa Barat pada 2024 tumbuh -2,91% menjadi Rp1 miliar. Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Jawa Barat pernah terjadi pada 2022 dengan pertumbuhan sebesar 4% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 0,02%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Tana Toraja)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di tanah air.
Bali mencatatkan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan tertinggi dengan Rp2.681,19 miliar. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 6,36% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Pertanian, Kehutanan, Perikanan Periode 2013-2024)
Setelahnya Kalimantan Tengah di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di provinsi ini tumbuh 8,69%. Jumlah PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di provinsi ini dilaporkan Rp1.751,12 miliar. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan terlihat naik 8,69% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp1.611,11 miliar.
Berikutnya, Kalimantan Timur dengan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan Rp1.460,11 miliar (naik 2,88%), PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Nusa Tenggara Barat naik 5,21% menjadi Rp1.449,31 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan di Kalimantan Barat turun 1,51% menjadi Rp750.73 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor angkutan sungai danau dan penyeberangan tertinggi pada 2024:
- Bali Rp2.681,19 miliar
- Kalimantan Tengah Rp1.751,12 miliar
- Kalimantan Timur Rp1.460,11 miliar
- Nusa Tenggara Barat Rp1.449,31 miliar
- Kalimantan Barat Rp750.73 miliar
- Banten Rp710.51 miliar
- Lampung Rp691.86 miliar
- Kalimantan Selatan Rp548.62 miliar
- Kalimantan Utara Rp504.92 miliar
- Jawa Timur Rp401.61 miliar