Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran mencapai Rp 65.320 per kapita per bulan, meningkat 14.4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi ini menandakan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan kebersihan diri atau perubahan pola konsumsi. Secara historis, pengeluaran sabun mandi di Banggai Laut fluktuatif. Sempat mengalami penurunan 11.1% pada 2020, namun kemudian melonjak 34% pada 2021. Data ini menunjukkan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2024.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Malaysia 2015 - 2024)
Meskipun pengeluaran untuk sabun mandi meningkat, proporsinya terhadap total pengeluaran masyarakat masih relatif kecil. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa mencapai Rp 175.666, sedangkan untuk makanan jadi Rp 82.276. Pengeluaran sabun mandi menjadi bagian kecil dari alokasi dana masyarakat.
Dalam skala regional, Kabupaten Banggai Laut menempati peringkat ke-7 dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dalam hal pengeluaran untuk sabun mandi pada tahun 2024. Peringkat ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk sabun mandi di Banggai Laut masih di bawah kabupaten/kota lain seperti Kabupaten Morowali yang menduduki peringkat pertama. Secara nasional, Banggai Laut berada di peringkat 224.
Kabupaten Morowali mencatatkan pengeluaran sabun mandi tertinggi di Sulawesi Tengah, yaitu Rp 110.928 per kapita per bulan, namun mengalami penurunan turun 2.4%. Kota Palu berada di urutan kedua dengan Rp 90.685 dan pertumbuhan 7.9%. Kabupaten Morowali Utara mencatatkan Rp 76.002 dengan penurunan -2.4%, sedangkan Kabupaten Poso Rp 67.838 dengan penurunan -9.6%. Kabupaten Banggai sendiri mencatatkan Rp 66.751 dengan penurunan -13.2%.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi di Kab. Bangka Selatan 2018 - 2024)
Kabupaten Morowali
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Morowali menunjukkan performa ekonomi yang kuat dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan mencapai Rp 1.028.923 pada tahun 2024, pertumbuhan 50.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan juga tinggi, mencapai Rp 979.693, melonjak 27.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Morowali menduduki peringkat pertama di Sulawesi Tengah untuk kedua kategori pengeluaran tersebut.
Kota Palu
Kota Palu mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp 960.675 pada tahun 2024, meningkat 15% dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp 707.941, meningkat 15.4% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun pertumbuhan positif, Palu menunjukkan penurunan pengeluaran total untuk makanan dan bukan makanan, dengan peringkat kedua di Sulawesi Tengah.
Kabupaten Morowali Utara
Kabupaten Morowali Utara mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp 698.860 pada tahun 2024, meningkat 8.3% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan juga signifikan, mencapai Rp 872.138, melonjak 32.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Morowali Utara menduduki peringkat kedua untuk pengeluaran makanan dan ketiga untuk pengeluaran bukan makanan di Sulawesi Tengah.
Kabupaten Poso
Kabupaten Poso mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp 626.170 pada tahun 2024, meningkat 3.5% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai Rp 672.288, naik 5.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Poso menduduki peringkat kelima di Sulawesi Tengah untuk pengeluaran makanan, namun pengeluaran totalnya mengalami penurunan signifikan turun 9.7%.