Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kota Sabang pada tahun 2024 mencapai 114991 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 6 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode pencatatan tahun 2018 hingga 2024, nilai pengeluaran dimulai dari 53895 rupiah pada tahun 2018.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi di Kab. Pidie 2018 - 2024)
Pada tahun 2019 terjadi kenaikan paling besar sebesar 60,6 persen menjadi 86548 rupiah. Setelah itu terjadi penurunan sedikit pada tahun 2020 sebesar 4,1 persen, kemudian kembali naik secara bertahap hingga tahun 2022. Pada tahun 2023 terjadi penurunan sedikit sebesar 1,7 persen sebelum kembali naik pada tahun terakhir pencatatan.
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang 26,7 persen dari total pengeluaran perawatan warga Kota Sabang, 133,7 persen dari pengeluaran kecantikan, serta 33,8 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita setiap bulan. Dibandingkan total pengeluaran aneka barang dan jasa, nilai pengeluaran sabun mandi mencapai 26,7 persen dari total nilai tersebut.
Berdasarkan perbandingan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Kota Sabang menempati urutan pertama pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Urutan diikuti Kota Banda Aceh dengan nilai 100106 rupiah, Kabupaten Bener Meriah 91819 rupiah, Kabupaten Nagan Raya 91431 rupiah dan Kota Lhokseumawe 90514 rupiah. Secara nasional, Kota Sabang berada di urutan 25 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, serta urutan kedua di seluruh wilayah Pulau Sumatera.
Kota Banda Aceh
Kota Banda Aceh menempati urutan kedua pengeluaran sabun mandi se-Provinsi Aceh dengan nilai 100106 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran sabun mandi sebesar 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran bukan makanan, Kota Banda Aceh menempati urutan pertama seluruh provinsi dengan nilai 1371277 rupiah pada tahun 2024, tumbuh 5,8 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Anggaran Pendapatan Transfer Antar Daerah di Sulawesi Utara | 2026)
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe menempati urutan kelima pengeluaran sabun mandi se-Provinsi Aceh pada tahun 2024 dengan nilai 90514 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran sabun mandi sebesar 30,5 persen, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di antara seluruh kabupaten kota di Aceh. Total pengeluaran bukan makanan Kota Lhokseumawe mencapai 893134 rupiah per kapita per bulan, menempati urutan kedua di provinsi dengan pertumbuhan 43,4 persen.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah berada di urutan ketiga pengeluaran sabun mandi se-Provinsi Aceh tahun 2024 dengan nilai 91819 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran sabun mandi sebesar 16,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran bukan makanan wilayah ini mencapai 716407 rupiah per kapita per bulan, menempati urutan ketiga di provinsi dengan pertumbuhan 34,6 persen dibandingkan tahun 2023.
Kabupaten Nagan Raya
Kabupaten Nagan Raya menempati urutan keempat pengeluaran sabun mandi se-Provinsi Aceh tahun 2024 dengan nilai 91431 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran sabun mandi sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan, Kabupaten Nagan Raya justru menempati urutan pertama seluruh provinsi Aceh dengan nilai 1120129 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024.