- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Aljazair tahun 2024 tercatat di angka 43,13 unit. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,37 persen dibandingkan tahun 2023, melanjutkan tren kontraksi yang dimulai sejak akhir tahun 2022. Kontraksi disini berarti nilai daya beli riil masyarakat Aljazair mengalami penyusutan bertahap, bukan hanya penurunan angka nominal mata uang saja.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Aljazair terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Riau 2025)
Selama tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata nilai PDB PPP Aljazair berada di angka 43,63 unit. Angka ini 10,2 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun sebelumnya 2017-2021 yang hanya tercatat 39,58 unit. Walaupun terjadi penurunan dua tahun berturut-turut, secara akumulasi periode tiga tahun terakhir masih menunjukkan performa pertumbuhan yang lebih baik dibanding periode lima tahun sebelumnya.
Dalam catatan 10 tahun terakhir, kenaikan tertinggi PDB PPP Aljazair terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 14,73 persen. Sementara titik terendah pertumbuhan tercatat pada tahun 2015 dengan kontraksi sebesar 5,83 persen. Lonjakan tahun 2022 merupakan anomali, dimana satu tahun setelahnya langsung terjadi kontraksi berturut-turut yang tidak pernah terjadi dalam periode 10 tahun sebelumnya.
Untuk peringkat regional kawasan Afrika, Aljazair turun satu peringkat dari posisi 28 pada tahun 2023 menjadi posisi 29 pada tahun 2024. Peringkat ini menunjukkan posisi daya beli riil Aljazair berada di tengah dari total 50 negara yang tercatat di kawasan Afrika menurut catatan IMF.
Berdasarkan proyeksi IMF, PDB PPP Aljazair akan kembali mengalami kontraksi lebih dalam pada tahun 2025 sebesar 1,5 persen menjadi angka 42,485 unit. Setelah tahun 2025, proyeksi menunjukkan pemulihan bertahap dengan pertumbuhan positif mulai tahun 2026, yang baru akan kembali melebihi nilai tahun 2024 pada tahun 2027 mendatang.
(Baca: Statistik Nilai Investasi PMD Sektor Industri Karet dan Plastik Periode 2013-2023)
Jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Afrika, nilai PDB PPP Aljazair tahun 2024 berada 108 kali lipat di atas negara dengan nilai terendah yaitu Somalia yang hanya tercatat 0,399 unit. Secara peringkat, Aljazair saat ini masih berada di bawah negara tetangga Maroko, Tunisia dan Mesir untuk kategori daya beli riil menurut ukuran PPP.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa lonjakan ekonomi tahun 2022 tidak berkelanjutan, dan Aljazair memasuki periode penyesuaian ekonomi yang lambat. Walaupun proyeksi menunjukkan pemulihan setelah 2025, laju pertumbuhan yang diproyeksikan dibawah 3 persen per tahun tidak akan mampu meningkatkan peringkat regional Aljazair secara signifikan dalam 5 tahun ke depan.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |