Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan perkembangan yang fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, pengeluaran untuk kategori ini mencapai Rp 161.168 per kapita/bulan. Angka ini mengalami penurunan turun 11.3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, angka pengeluaran ini masih lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp 136.509 per kapita/bulan. Pengeluaran tertinggi untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Bengkulu Utara terjadi pada tahun 2023, yaitu sebesar Rp 181.672 per kapita/bulan. Terjadi anomali dimana setelah mencapai pengeluaran tertinggi, pada tahun 2024 terjadi penurunan cukup signifikan.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Barat 2015 - 2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa, yaitu Rp 213.149, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 75.6% dari total pengeluaran. Sementara itu, jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai Rp 146.179, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi sedikit lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan dan minuman jadi masih menjadi prioritas bagi masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara.
Dalam skala provinsi, Kabupaten Bengkulu Utara berada di peringkat ke-5 untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, di bawah Kota Bengkulu, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Bengkulu Tengah. Secara nasional, Kabupaten Bengkulu Utara berada di peringkat 335. Kota Bengkulu mencatat pengeluaran tertinggi dengan Rp 253.322, diikuti oleh Kabupaten Mukomuko dengan Rp 183.733.
Berikut perbandingan pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan beberapa kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu: Kota Bengkulu mencatat pertumbuhan 10.5% dengan nilai Rp 253.322, Kabupaten Mukomuko tumbuh 5.5% dengan nilai Rp 183.733, Kabupaten Rejang Lebong mengalami penurunan -1.1% dengan nilai Rp 166.846, Kabupaten Bengkulu Tengah turun 4.9% dengan nilai Rp 164.777, dan Kabupaten Lebong turun 4% dengan nilai Rp 147.288.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Seluma | 2024)
Kota Bengkulu
Kota Bengkulu menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam pengeluaran bukan makanan per kapita, mencapai Rp 1.312.289 pada tahun 2024, meningkat 48.1% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menempatkan Kota Bengkulu di peringkat pertama se-Provinsi Bengkulu. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan juga naik menjadi Rp 825.380, menunjukkan pertumbuhan sebesar 14.2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Mukomuko mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik dalam pengeluaran bukan makanan, dengan nilai Rp 722.152 pada tahun 2024, meningkat 22.1% dari tahun sebelumnya. Namun, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi, mencapai Rp 835.011, naik 25.2% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan Mukomuko di peringkat pertama untuk pengeluaran makanan di provinsi.
Kabupaten Bengkulu Utara
Kabupaten Bengkulu Utara mencatat pengeluaran bukan makanan sebesar Rp 568.119 pada tahun 2024, meningkat 17.4% dari tahun sebelumnya dan menduduki peringkat ke-3 di provinsi. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai Rp 711.536, meningkat 16.1% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan perbandingan nilai yang menunjukkan masyarakat lebih banyak membelanjakan uangnya untuk makanan.
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan pertumbuhan yang lebih moderat dalam pengeluaran bukan makanan, dengan nilai Rp 544.604 pada tahun 2024, meningkat 4.9% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp 670.978, tumbuh 7.3% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan tumbuh lebih cepat daripada pengeluaran untuk non-makanan.