Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Tuban tahun 2024 sebesar 52359 rupiah, yang mengalami sedikit penurunan sebesar 1,3% dibandingkan tahun 2023. Nilai ini menyumbang sekitar 22,9% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah tersebut, yang mencapai 228994 rupiah. Pengeluaran untuk sabun mandi di Tuban juga lebih tinggi daripada rata-rata pengeluaran untuk kecantikan (36012 rupiah) dan hampir sama dengan pengeluaran untuk perawatan (48326 rupiah).
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Sejak tahun 2018, pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Tuban menunjukkan pola naik turun yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran berada di tingkat 33999 rupiah, kemudian naik sebesar 30,4% menjadi 44343 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran mengalami sedikit penurunan sebesar 13,3% menjadi 38453 rupiah, sebelum naik kembali sebesar 8,2% menjadi 41610 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022, terjadi kenaikan signifikan sebesar 22,8% menjadi 51112 rupiah, diikuti kenaikan sedikit sebesar 3,8% menjadi 53041 rupiah pada tahun 2023. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023, sedangkan pengeluaran terendah berada pada tahun 2018.
Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2024, Kabupaten Tuban menempati peringkat ke-23 dari 38 wilayah. Wilayah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi di provinsi ini adalah Kota Surabaya (peringkat ke-1) dengan nilai 103566 rupiah dan pertumbuhan sebesar 3,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Berikutnya adalah Kabupaten Sidoarjo (peringkat ke-2) dengan 93493 rupiah yang mengalami sedikit penurunan sebesar 4,2%, Kota Malang (peringkat ke-3) dengan 83157 rupiah dan pertumbuhan 0,3%, Kota Madiun (peringkat ke-4) dengan 79905 rupiah yang mengalami sedikit penurunan sebesar 7,6%, serta Kabupaten Sumenep (peringkat ke-5) dengan 78383 rupiah dan penurunan sebesar 17,3%. Peringkat Kabupaten Tuban tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tuban tahun 2024 sebesar 1264825 rupiah, yang mengalami sedikit penurunan sebesar 6,8% dibandingkan tahun 2023. Pengeluaran untuk makanan di tahun yang sama sebesar 676533 rupiah, naik sebesar 2,7% dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 588292 rupiah, naik sebesar 1,3%. Meskipun pengeluaran makanan dan bukan makanan mengalami kenaikan, pengeluaran untuk sabun mandi justru mengalami sedikit penurunan, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Tuban mungkin mengalokasikan lebih banyak anggaran ke kategori lain seperti makanan jadi (202581 rupiah) atau rokok dan tembakau (136846 rupiah).
Kota Surabaya
Kota Surabaya memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan tahun 2024 sebesar 1541006 rupiah, yang mengalami kenaikan sebesar 34% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di kota ini sebesar 2602451 rupiah, sedikit menurun sebesar 2,3% dari tahun 2023. Pengeluaran untuk makanan sebesar 1061445 rupiah, naik sebesar 29,6% dari tahun sebelumnya. Kota Surabaya menempati peringkat ke-1 di Provinsi Jawa Timur untuk pengeluaran bukan makanan dan total pengeluaran, serta peringkat ke-1 untuk pengeluaran sabun mandi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Tengah 2024 - 2024)
Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan tahun 2024 sebesar 1077404 rupiah, naik sebesar 14,7% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 1959255 rupiah, sedikit menurun sebesar 7% dari tahun 2023. Pengeluaran untuk makanan sebesar 881851 rupiah, naik sebesar 16% dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-4 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-3 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-2 untuk pengeluaran sabun mandi di Provinsi Jawa Timur.
Kota Malang
Kota Malang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan tahun 2024 sebesar 1216228 rupiah, naik sebesar 4,5% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 1954918 rupiah, sedikit menurun sebesar 10,8% dari tahun 2023. Pengeluaran untuk makanan sebesar 738690 rupiah, naik sebesar 3,3% dari tahun sebelumnya. Kota ini menempati peringkat ke-2 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-4 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-3 untuk pengeluaran sabun mandi di Provinsi Jawa Timur.
Kota Madiun
Kota Madiun mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan tahun 2024 sebesar 1192091 rupiah, naik sebesar 15,3% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan sebesar 2043693 rupiah, sedikit menurun sebesar 12,8% dari tahun 2023. Pengeluaran untuk makanan sebesar 851602 rupiah, naik sebesar 7% dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-3 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-2 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-4 untuk pengeluaran sabun mandi di Provinsi Jawa Timur.