Gunung Dukono Kembali Erupsi Siang Ini, Tinggi Abu Vulkanik Sekitar 1.000 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (19/4/2026) pukul 14.03 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 19 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak (2.087 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 46,73 detik.
(Baca: Penerima Rumah Susun 2022, Terbanyak Korban Bencana Alam)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 19 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 129 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 31,64-48,77 detik.
Kemudian, 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14-15 milimeter s-p 50,9 detik dan lama gempa 99,73-176,3 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-6 milimeter dominan 5 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.558 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (829 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 61 kali.
(Baca: Banjir Dominasi Bencana Alam di Indonesia Akhir Februari 2024)