Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Kepulauan Konawe pada tahun 2024 mencapai 160.200 rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan sebesar 8,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini menyumbang sekitar 14,5 persen dari total pengeluaran per kapita sebulan untuk semua barang dan jasa di wilayah tersebut, yang mencapai 1.101.582 rupiah.
(Baca: Jumlah Perceraian di DI Yogyakarta Periode 2019-2024)
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Kepulauan Konawe menunjukkan pola naik turun yang jelas. Tahun 2019 mengalami kenaikan tertinggi sebesar 14,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebelum mengalami penurunan sebesar 14,6 persen pada tahun 2020. Setelah itu, wilayah ini mengalami kenaikan berturut-turut selama empat tahun berturut-turut, dengan pertumbuhan terbesar pada tahun 2021 sebesar 15,9 persen.
Kabupaten Kepulauan Konawe berada di peringkat 2 di antara kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara untuk pengeluaran rokok dan tembakau tahun 2024, hanya berada di bawah Kabupaten Konawe Utara. Di tingkat pulau Sulawesi, wilayah ini berada di peringkat 8, dan di tingkat nasional berada di peringkat 97 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara juga menunjukkan perkembangan pengeluaran rokok dan tembakau yang beragam pada tahun 2024. Kabupaten Konawe Utara tetap memegang peringkat pertama dengan nilai 184.041 rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan sedikit sebesar 6,2 persen. Kabupaten Bombana berada di peringkat ketiga dengan nilai 146.853 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,1 persen. Kabupaten Konawe di peringkat keempat mencatat nilai 140.726 rupiah dengan pertumbuhan 10,6 persen, sedangkan Kabupaten Kolaka Utara di peringkat kelima memiliki nilai 139.746 rupiah dengan pertumbuhan tertinggi di antara lima wilayah ini sebesar 16,6 persen.
Kota Kendari
Kota Kendari menduduki peringkat pertama untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Sulawesi Tenggara pada tahun 2024 dengan nilai 1.013.733 rupiah, mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, Kota Kendari berada di peringkat pertama dengan nilai 1.783.409 rupiah, meskipun mengalami penurunan sebesar 5,1 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Kendari mencapai 769.676 rupiah pada tahun 2024, mengalami kenaikan sebesar 8,9 persen dan berada di peringkat kedua di provinsi, hanya di bawah Kabupaten Konawe Utara.
(Baca: Harga Minyak Dunia Naik ke US$ 102.54 per Barel (Selasa, 28 April 2026))
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Konawe Utara menduduki peringkat kedua untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Sulawesi Tenggara pada tahun 2024 dengan nilai 861.907 rupiah, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 31,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, wilayah ini berada di peringkat kedua dengan nilai 1.674.005 rupiah, mengalami penurunan sebesar 11,9 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Konawe Utara mencapai 812.097 rupiah pada tahun 2024, mengalami kenaikan sebesar 8,8 persen dan menjadi tertinggi di seluruh provinsi Sulawesi Tenggara.
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara menduduki peringkat ketiga untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Sulawesi Tenggara pada tahun 2024 dengan nilai 859.737 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 22,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, wilayah ini berada di peringkat ketiga dengan nilai 1.599.452 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Kolaka Utara mencapai 739.715 rupiah pada tahun 2024, mengalami kenaikan sebesar 9,4 persen dan berada di peringkat ketiga di provinsi.
Kota Bau Bau
Kota Bau Bau menduduki peringkat keempat untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Sulawesi Tenggara pada tahun 2024 dengan nilai 735.519 rupiah, mengalami kenaikan sedikit sebesar 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, wilayah ini berada di peringkat keenam dengan nilai 1.232.135 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 2,8 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Bau Bau mencapai 496.616 rupiah pada tahun 2024, mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,5 persen dan berada di peringkat duabelas di provinsi.