IHSG Melonjak Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata (Rabu, 8 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,42% ke level 7.279,21 pada penutupan perdagangan Rabu (8/4/2026).
Penguatan ini salah satunya dipengaruhi kabar gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran.
"IHSG yang melonjak signifikan tidak lepas dari munculnya sentimen positif global yang bersifat jangka pendek, terutama kabar meredanya tensi geopolitik antara AS dan Iran," kata analis pasar modal Hendra Wardana, dilansir dari Antara.
Adapun kabar gencatan senjata ini disampaikan langsung oleh Presiden AS Donald Trump lewat akun media sosial Truth miliknya.
"Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan, di mana mereka meminta saya untuk menahan kekuatan penghancur yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," kata Trump, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh atau 11 sektor saham dalam negeri menguat hari ini.
Sektor barang baku memimpin dengan kenaikan hingga 8,79%, diikuti sektor infrastruktur dan industri yang masing-masing naik 6,27% dan 6,06%.
Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini mencapai 2,43 juta kali transaksi, total saham berpindah tangan 43,07 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp22,86 triliun.
Sebanyak 623 saham ditutup naik hari ini, 101 saham melemah, dan 95 saham stagnan.
Emiten top gainer hari ini adalah FWCT yang terbang 34,18%, diikuti KUAS dan RMKO yang masing-masing naik 33,64% dan 25%.
Sementara, GSMF menjadi emiten top loser setelah anjlok 14,58%, diikuti ESIP yang terjun 11,32% dan CBPE yang turun 10,61%.
Sejalan dengan IHSG, seluruh bursa kawasan Asia sore ini parkir di zona merah. Indeks Nikkei naik 5,39% ke 56.308,42; indeks Hang Seng naik 3,09% ke 25.893,02; indeks Shanghai naik 2,69% ke 3.995; dan indeks Strait Times naik 0,77% ke 4.996,05.
(Baca: Bursa Saham Puluhan Negara Melemah dalam Sebulan Pertama Perang (Maret 2026))