BUMN Karya adalah sebutan untuk badan usaha milik negara yang bergerak di bidang konstruksi.
Saat ini ada empat BUMN Karya yang berstatus emiten atau memperdagangkan sahamnya kepada publik, yaitu:
- PT Waskita Karya (Persero) Tbk, kode emiten WSKT
- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, kode emiten WIKA
- PT PP (Persero) Tbk, kode emiten PTPP
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk, kode emiten ADHI
(Baca: Kerugian Waskita Karya (WSKT) Membengkak 52% pada 2025, Terbesar dalam Lima Tahun)
Berdasarkan laporan keuangannya, emiten BUMN Karya ini memiliki aset yang besar. Namun, liabilitas atau utangnya juga besar.
Per 31 Desember 2025, WSKT memiliki aset Rp70,73 triliun, dengan utang Rp67,06 triliun (94,81% dari total aset).
Kemudian WIKA memiliki aset Rp50,15 triliun, dengan utang Rp48,46 triliun (96,64% dari total aset).
Lalu PTPP memiliki aset Rp42,98 triliun, dengan utang Rp38,68 triliun (89,98% dari total aset).
Sementara ADHI memiliki aset Rp28,79 triliun, dengan utang Rp25,50 triliun (88,55% dari total aset).
(Baca: Kerugian Wijaya Karya (WIKA) Melonjak 328% pada 2025, Terbesar dalam Lima Tahun)