PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI membukukan pendapatan hak bagi hasil sebesar Rp19,13 triliun pada tahun 2025, tumbuh 9,9% dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Laba bersih emiten berkode BRIS ini juga meningkat 8% (yoy) menjadi Rp7,57 triliun.
"Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran," kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam siaran pers, Jumat (6/2/2026).
Sampai akhir Desember 2025 penyaluran pembiayaan BSI tumbuh 14,49% (yoy) menjadi Rp318,84 triliun.
Kualitas pembiayaan BSI juga membaik, dengan rasio non-performing financing (NPF) gross 1,81%.
Sampai akhir 2025, BRIS memiliki total aset senilai Rp456,19 triliun atau naik 11,64% (yoy).
(Baca: 10 Emiten Sektor Keuangan dengan Aset Terbesar di BEI Kuartal III 2025)