IHSG Jatuh 8%, BEI Bekukan Perdagangan Sementara (28 Januari 2026)

1
Adi Ahdiat 28/01/2026 14:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 30 Januari 2025-28 Januari 2026*
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 8% ke level 8.261 pada Rabu siang (28/1/2026).

Merespons kejatuhan indeks ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung membekukan perdagangan.

"Kami informasikan bahwa hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT BEI pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS)," kata BEI dalam pengumuman resminya.

"Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan IHSG yang mencapai 8%," lanjutnya.

"BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien," kata mereka.

(Baca: IHSG Naik 22% pada 2025, Tertinggi Sedekade Terakhir)

Adapun penurunan IHSG terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan sementara perhitungan sejumlah indeks yang melibatkan saham-saham Indonesia.

MSCI melakukan pembekuan ini untuk merespons kekhawatiran investor global terhadap transparansi data kepemilikan saham dan kelayakan investasi di pasar sekuritas Indonesia.

"Untuk mengatasi beberapa kekhawatiran ini, diperlukan informasi yang lebih rinci dan andal tentang struktur kepemilikan saham, termasuk kemungkinan pemantauan konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi, untuk mendukung penilaian yang kuat terhadap saham beredar bebas dan kelayakan investasi di seluruh sekuritas Indonesia," kata MSCI dalam pengumuman resminya, diberitakan Katadata.co.id, Rabu (28/1/2026).

(Baca: Ini Sektor Saham dengan Kinerja Terbaik di BEI Tahun 2025)

Editor : Adi Ahdiat

Data Populer

Loading...