IHSG Ditutup Menguat, Cetak Rekor Baru (Selasa, 13 Januari 2026)

1
Nabilah Muhamad 13/01/2026 17:54 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 13 Januari 2025-13 Januari 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72% ke level 8.948,30 pada penutupan perdagangan Selasa (13/1/2026).

Capaian ini merupakan rekor tertinggi baru atau all time high (ATH) dalam sejarah IHSG.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor saham menguat hari ini. Sektor barang baku memimpin dengan kenaikan hingga 2,67%, diikuti sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik 2,12% dan 1,77%.

Sementara empat sektor saham terkoreksi. Sektor barang konsumen non-primer turun paling dalam 1,85%, diikuti sektor transportasi dan sektor teknologi yang masing-masing turun 0,91% dan 0,73%.

Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini mencapai 3,80 juta kali transaksi.

Total saham berpindah tangan mencapai 62,92 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp33,54 triliun.

Sebanyak 348 saham ditutup menguat hari ini, lalu 327 saham melemah, dan 131 saham stagnan.

Emiten top gainer hari ini adalah SOLA yang terbang 34,62%, diikuti ASPR dan IFSH yang masing-masing naik 34,31% dan 25%.

Di sisi lain, emiten berkode POLU menjadi top loser setelah turun 14,98%, disusul LIFE dan DKHH yang masing-masing terkoreksi 14,80% dan 14,66%.

Sejalan dengan IHSG, mayoritas bursa kawasan Asia sore ini parkir di zona hijau. Indeks Nikkei naik 3,10% ke 53.549,16; indeks Hang Seng naik 0,90% ke 26.848,47; indeks Strait Times naik 0,85% ke 4.807,13; sedangkan indeks Shanghai turun 0,64% ke 4.138,76.

(Baca: Gagal Cetak Rekor, IHSG Ditutup Melemah 0,58% (Senin, 12 Januari 2025))

Editor : Adi Ahdiat
Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Loading...